Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Laporkan 5 Kasus Strain Mpox Baru

📅 Jumat, 10 Jan 2025, 09:51 WIB | Oleh:
Tiongkok Laporkan 5 Kasus Strain Mpox Baru Doc: Arnnewscentre/AFP
Ket. Dua hari setelah deklarasi WHO pada bulan Agustus, Tiongkok mengumumkan akan menyaring orang yang memasuki negara itu selama enam bulan ke depan.

BEIJING - Tiongkok pada hari Kamis (9/1) melaporkan lima kasus strain mpox baru, namun "wabah tersebut telah ditangani secara efektif".

Mpox disebabkan oleh virus yang ditularkan ke manusia oleh hewan tetapi juga dapat menyebar dari orang ke orang melalui kontak fisik yang dekat.

Penyakit ini menyebabkan demam, nyeri otot dan lesi kulit besar seperti bisul, dan dapat mematikan.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan keadaan darurat kesehatan global terkait virus tersebut pada bulan Agustus dan memperbaruinya pada bulan November menyusul wabah di Republik Demokratik Kongo (DRC), yang telah menewaskan lebih dari 1.000 orang.

Dua hari setelah deklarasi WHO pada bulan Agustus, Tiongkok mengumumkan akan menyaring orang yang memasuki negara itu selama enam bulan ke depan.

Otoritas kesehatan Tiongkok pada hari Kamis mengatakan telah menemukan wabah klaster strain mpox klade 1b, sumber infeksi diyakini berasal dari seseorang yang memiliki catatan tinggal di DRC.

Empat orang yang melakukan kontak dekat dengan pasien diketahui terinfeksi oleh jenis tersebut dan menunjukkan gejala ruam dan lepuh yang relatif ringan, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok dalam sebuah pernyataan.

"Orang-orang yang terinfeksi dan berisiko sedang dalam perawatan medis dan observasi kesehatan, dan wabah tersebut telah ditangani secara efektif," tambahnya.

Hingga saat ini, tidak ada kasus yang ditemukan pada kontak lainnya, kata otoritas kesehatan.

Kasus mpox telah dilaporkan di lebih dari 120 negara sejak 2022, menurut WHO.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Perilaku Berintegritas Ciptakan Tata Kelola Sekolah Bersih

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perilaku Berintegritas Cipt...

Bayern Menggila, Arsenal dalam Ancaman

39 menit yang lalu | Sujar

Olahraga
Bayern Menggila, Arsenal da...
Olahraga
Herdman Incar 10 Diaspora P...
Megapolitan
Keberagaman Budaya Identita...
Megapolitan
Festival Cilung Ajang Pembe...

Upaya-upaya Polisi Menekan Peredaran Narkoba di Bekasi

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Upaya-upaya Polisi Menekan ...
Luar Negeri
Trump Kaji Dampak Sanksi Ru...
Nasional
RI Dorong Perlindungan Anak...
Nasional
Daya Beli Melemah, Pinjol K...
Advertisement
Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

Petugas Evakuasi Hiu Tutul yang Terdampar di Pantai Parangkusumo

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.