Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komnas HAM Terima Keluhan Kaum Disabilitas saat Pilkada 2024, TPS Belum Ramah bagi Mereka

📅 Kamis, 09 Jan 2025, 01:40 WIB | Oleh:
Komnas HAM Terima Keluhan Kaum Disabilitas saat Pilkada 2024, TPS Belum Ramah bagi Mereka Doc: ANTARA/Muhammad Zulfikar
Ket. Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Provinsi Sumbar Sultanul saat diwawancarai di Padang, Rabu (8/1).

PADANG - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Sumatera Barat menerima keluhan atau aduan dari pemilih disabilitas terkait kemudahan layanan saat hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

“Secara umum memang sudah bagus. Namun, masih ada keluhan, kendala dan harapan yang disampaikan kawan-kawan disabilitas ke Komnas HAM,” Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Provinsi Sumbar Sultanul di Padang, Rabu (8/1).

Dari laporan atau aduan yang masuk ke Komnas HAM Sumbar, beberapa pemilih disabilitas mengeluhkan tempat pemungutan suara atau TPS yang dinilai belum ramah terhadap penyandang disabilitas.

“Sebagai contoh ada pemilih disabilitas yang kesulitan menuju TPS karena lokasinya yang menanjak namun tidak difasilsitasi petugas,” ujarnya.

Selain itu, Komnas HAM Sumbar juga menemukan keluhan kelompok rentan, terutama di rumah sakit yang tidak mendapatkan layanan maksimal pada saat hari pemilihan, yakni 27 November 2024.

Atas beberapa keluhan tersebut Komnas HAM Perwakilan Sumbar meminta penyelenggara, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama Bawaslu setempat lebih memerhatikan kemudahan akses bagi pemilih berkebutuhan khusus.

Sementara itu, Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi Sumbar Ebnovrio Hanesty mengatakan secara umum penyelenggaraan Pilkada serentak sudah mengakomodir kebutuhan pemilih berkebutuhan khusus.

Namun, ia menilai masih ada beberapa hal yang mesti diperhatikan penyelenggara Pilkada khususnya kemudahan bagi pemilih disabilitas di Ranah Minang. Beberapa hal tersebut, di antaranya kemudahan akses bagi pemilih tunanetra. PPDI berharap penyelenggaraan pesta demokrasi lima tahun berikutnya bisa memaksimalkan kebutuhan pemilih berkebutuhan khusus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.