Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Kuncinya Agar Jakarta Terbebas dari Perilaku BAB Sembarangan

📅 Sabtu, 04 Jan 2025, 10:17 WIB | Oleh:
Ini Kuncinya Agar Jakarta Terbebas dari Perilaku BAB Sembarangan Doc: ANTARA/Genta Tenri Mawangi
Ket. Ilustrasi - Banyak permukiman di Jakarta yang menyalurkan langsung limbah domestiknya ke kali.

JAKARTA - Edukasi dan kolaborasi antarpihak pemangku kepentingan terkait (stakeholders) menjadi salah satu kunci utama untuk mewujudkan Jakarta bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

"Masih diperlukan komitmen dan langkah-langkah strategis untuk mencapai target 100 persen bebas BABS di seluruh wilayah DKI Jakarta," kata Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Nabilah Aboebakar Alhabsyi saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (4/1).

Nabilah mengapresiasi peningkatan jumlah Rukun Warga (RW) yang telah bebas BABS. Namun, Nabilah menyebutkan, upaya untuk mewujudkan Jakarta bebas BABS harus terus diperkuat.

Selain itu,diperlukan komitmen dan langkah strategis yang berkelanjutan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Hal ini tetap harus menjadi perhatian meskipun jumlah RW yang telah mencapai status bebas BABS terus bertambah," ujar Nabilah.

Menurut Nabilah, tantangan utama yang dihadapi bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga mengubah perilaku masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, Nabilah menyarankan beberapa upaya seperti memperkuat kampanye edukasi dengan melibatkan tokoh masyarakat dan komunitas lokal.

"Setop BABS bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga transformasi pola pikir dan perilaku masyarakat. Perkuat kampanye edukasi dengan melibatkan tokoh masyarakat, kader kesehatan serta komunitas lokal. Pendekatan berbasis komunitas sangat efektif," katanya.

Selain itu, Nabilah mengatakan, upaya ini juga perlu dilakukan dengan menggandeng kolaborasi sektor swasta dan lembaga non-profit. Salah satunya dengan dukungan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR).

Nabilah juga meminta Pemprov DKI Jakarta untuk terus meningkatkan akses sanitasi bagi warga serta melakukan pengawasan dan pemeliharaan fasilitas sanitasi secara berkala.

"Pengawasan dan pemeliharaan, membentuk tim pengawas di tingkat kelurahan untuk memastikan fasilitas sanitasi tetap berfungsi dan terawat dengan baik," katanya.

Pemprov DKI Jakarta terus mengkampanyekan dan memberikan edukasi stop BABS kepada warga melalui berbagai media demi tercapainya target 100 persen stop BABS pada 2025.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selalu berkampanye dan mengedukasi ke masyarakat dalam bentuk brosur (leaflet), video dan lainnya agar tidak ada lagi yang BABS," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pencegahan dan pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Maryati Kasiman saat dihubungi di Jakarta, Selasa (5/11/2024).

Dia mengatakan upaya mewujudkan target tersebut membutuhkan kolaborasi bukan hanya Dinas Kesehatan (Dinkes) semata, tetapi juga lintas sektor untuk membangun sanitasi dan publikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.