Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Cianjur targetkan pembangunan TPST di kecamatan

📅 Jumat, 03 Jan 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Pemkab Cianjur targetkan pembangunan TPST di kecamatan Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Bupati Kabupaten Cianjur, Herman Suherman, saat meninjau langsung Tempat Pengolahan Sampah Terpadu di TPAS Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, Jumat (3/1/2025).

Cianjur -- Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat menargetkan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di sejumlah kecamatan di Cianjur guna mengurangi beban pengelolaan sampah di TPST Mekarsari di Kecamatan Cikalongkulon tahun 2025.

Bupati Cianjur Herman Suherman di Cianjur, Jumat, mengatakan TPST Mekarsari dapat mengolah 35 ton sampah per hari di bawah pengelolaan Dinas Lingkungan Hidup Cianjur, seiring beroperasinya diharapkan dapat mengolah sampah lebih banyak.

"Kehadiran TPST Mekarsari diharapkan dapat mengurangi permasalahan sampah yang ada di wilayah perkotaan Cianjur, di mana TPAS Mekarsari yang sudah berjalan selama delapan bulan dan per hari menerima sampah sekitar 700 ton," katanya.

Pemkab Cianjur akan meminta bantuan ke pusat untuk dapat membangun TPST yang lebih besar dengan kapasitas pengolahan sampah per hari sekitar 500 ton, sehingga dapat mengurangi tumpukan sampah di Cianjur dan dapat mengolah sampah dari wilayah lain yang masuk dalam algomerasi Jabodetabekjur.

Tidak hanya penambahan kapasitas di TPST Mekarsari, pihaknya akan membangun TPST di sejumlah kecamatan yang selama ini menghasilkan sampah cukup tinggi setiap harinya seperti Kecamatan Cianjur, Pacet, Cipanas, dan Ciranjang.

"Kami akan mengajukan pembangunan TPST di sejumlah kecamatan tersebut, agar ke depan tonase sampah yang masuk ke TPAS Mekarsari dapat ditekan karena sudah dapat diolah di masing-masing kecamatan, sehingga memiliki nilai ekonomi," katanya.

Dia menjelaskan, sampah anorganik dapat diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) atau bahan bakar alternatif yang sudah ada pihak yang siap menampung, selain pengolahan sampah yang dapat dijadikan pupuk organik serta produk turunan lainnya.

TPST Mekarsari dan sejumlah TPST yang akan dibangun di sejumlah kecamatan, tambah dia, akan menjadi pusat inovasi pengelolaan sampah dengan teknologi canggih dan pengolahan berkelanjutan di Cianjur.

"Di TPST Mekarsari terdapat bangunan pembuangan residu yang tidak bisa diolah seluas enam hektare yang dapat menampung sampah selama 20 tahun, serta instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang proses pembangunannya sudah mencapai 80 persen," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Olahraga
Ganda Campuran Indonesia Ra...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.