Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Di Tengah Ketegangan, Taiwan Cari Kemudahan Pariwisata dengan Tiongkok

📅 Jumat, 03 Jan 2025, 04:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Di Tengah Ketegangan, Taiwan Cari Kemudahan Pariwisata dengan Tiongkok Doc: ANTARA/M. Irfan Ilmie
Ket. Dokumentasi - Selat Taiwan dilihat dari atas pelabuhan Kota Keelung di utara Taipei.

Istanbul - Kedua pihak di Selat Taiwan menyerukan peningkatan pertukaran pariwisata di tengah ketegangan antara Beijing dan Taipei.

Seorang pejabat senior Tiongkok pada Kamis mengatakan Beijing akan berupaya untuk "terus memperluas pertukaran dan kerja sama" dengan Taiwan guna "mempromosikan pembangunan terpadu di Selat itu,” demikian laporan media resmi.

“Upaya efektif telah dilakukan pada tahun lalu untuk menghalangi separatis dan kekuatan eksternal yang mencoba ikut campur sehingga menjaga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan sekaligus melindungi kedaulatan nasional dan integritas teritorial,” kata Song Tao, yang memimpin Kantor Urusan Taiwan di Dewan Negara, Beijing.

Pernyataan tersebut muncul setelah pemimpin Taiwan, William Lai Ching-te, pada Rabu meminta Tiongkok untuk bernegosiasi dengan Taipei guna melonggarkan pembatasan pariwisata.

“Jika Tiongkok benar-benar tulus, saya mengusulkan agar Asosiasi Pariwisata Selat Taiwan dan Asosiasi Pertukaran Pariwisata di Selat Taiwan memulai negosiasi (untuk melonggarkan pembatasan itu),” kata Lai kepada wartawan pada Rabu.

Kedua asosiasi tersebut masing-masing dibentuk oleh Taipei dan Beijing untuk membantu mengoordinasikan dan merundingkan masalah pariwisata antara kedua belah pihak.

Menurut Lai, 2,05 juta warga Taiwan melakukan perjalanan ke Tiongkok untuk pariwisata atau bisnis antara Januari hingga November tahun lalu, sementara hanya 285.000 wisatawan Tiongkok mengunjungi Taiwan pada periode yang sama.

Ketegangan di Selat Taiwan meningkat sejak Lai dilantik pada Mei lalu setelah memenangkan pemilihan umum pada Januari tahun lalu. Tiongkok telah mengadakan latihan militer berskala besar di sekitar pulau itu yang bertujuan untuk mencegah pasukan kemerdekaan di Taiwan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Belajar merangkai kain batik di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.