Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Orang Peringati Pemberontakan Mahasiswa

📅 Kamis, 02 Jan 2025, 02:50 WIB | Oleh:
Ribuan Orang Peringati Pemberontakan Mahasiswa Doc: AFP/Munir UZ ZAMAN 
Ket. Sejumlah mahasiswa dan warga dukung saat turun ke jalan untuk mengikuti peringatan pemberontakan yang dipimpin mahasiswa pada Agustus 2024. Aksi pemberontakan tersebut berujung dengan tergulingnya Perdana Menteri Sheikh Hasina.

DHAKA - Ribuan warga Bangladesh pada Selasa (31/12) turun ke jalan untuk mengikuti pawai untuk persatuan di Ibu Kota Dhaka saat memperingati pemberontakan yang dipimpin mahasiswa lima bulan lalu yang menyebabkan tergulingnya Perdana Menteri Sheikh Hasina dan mengenang lebih dari 1.000 orang yang tewas dalam kekerasan tersebut.

Kelompok Mahasiswa Melawan Diskriminasi (SAD) yang memimpin protes, membatalkan rencana untuk menyerukan perubahan konstitusi negara tahun 1972 pada unjuk rasa tersebut, setelah pemerintah sementara mengumumkan pada Senin (30/12) bahwa mereka akan menyiapkan maklumat (proklamasi)  terkait isu ini.

SAD mengatakan bahwa proklamasi revolusi Juli sangat penting untuk menghormati pengorbanan para pengunjuk rasa yang tewas atau terluka, dan berfungsi sebagai dokumen yang mencerminkan aspirasi rakyat. Namun beberapa analis politik telah menyatakan kekhawatiran bahwa akan ada ketidakstabilan baru jika mahasiswa mengupayakan perubahan konstitusi tanpa konsensus yang lebih luas.

Menanggapi hal itu, kantor peraih Nobel Perdamaian, Muhammad Yunus, yang memimpin pemerintahan sementara di Bangladesh mengatakan akan mencari konsensus nasional mengenai deklarasi pemberontakan Juli dengan fokus pada persatuan, reformasi negara, dan tujuan pemberontakan yang lebih luas, seraya berharap agar deklarasi tersebut segera dirampungkan.

Pulihkan Stabilitas

Pada unjuk rasa hari Selasa, sejumlah kelompok mahasiswa datang dari seluruh negeri dan keluarga korban tewas dalam kerusuhan juga ikut serta dalam aksi unjuk rasa tersebut. Mereka membawa bendera nasional dan meneriakkan slogan-slogan menentang Hasina.

"Anak saya Shahriar, seorang siswa kelas sembilan, terbunuh (selama protes)," kata Abul Hasan dalam unjuk rasa tersebut. "Air mata kami tidak akan pernah berhenti, rasa sakit ini tidak akan pernah berakhir," imbuh dia.

Protes tersebut awalnya dipicu oleh penentangan terhadap kuota pegawai negeri sipil. Apa yang dimulai sebagai gerakan yang dipimpin mahasiswa, dengan cepat berubah menjadi pemberontakan yang lebih luas dan berskala nasional terhadap pemerintahan Hasina.

Kerusuhan mencapai puncaknya pada tanggal 5 Agustus, ketika kekerasan memaksa Hasina mengundurkan diri dan melarikan diri ke India, tepat sebelum pengunjuk rasa menyerbu kediaman resminya.

Tercatat lebih dari 1.000 orang tewas selama protes tersebut, menandai periode paling mematikan di negara itu sejak perang kemerdekaan tahun 1971.

Pemerintah sementara yang telah dibentuk, saat ini memiliki tugas untuk memulihkan stabilitas dan mempersiapkan pemilu. Pemimpin pemerintah sementara Yunus mengatakan pemilu di Bangladesh diperkirakan baru bisa dilaksanakan pada akhir tahun 2025 mendatang. ST/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.