Peraih Medali Emas Olimpiade Paris Huang Ya Qiong Susul Zheng Si Wei Pensiun dari Bulu Tangkis
Kamis, 02 Jan 2025, 03:06 WIBJakarta - Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024 Huang Ya Qiong mengikuti jejak partnernya, Zheng Si Wei, untuk pensiun dari bulu tangkis dan tim nasional China, Rabu.
Huang, melalui media sosial Instagram resminya, mengatakan dirinya sudah mempertimbangkan untuk gantung raket sejak melakoni beberapa turnamen kualifikasi Olimpiade Paris tahun lalu.
âSaat mempersiapkan diri menjelang Paris 2024, saya memang sudah memutuskan bahwa Paris akan menjadi Olimpiade terakhir yang saya ikuti,â ungkap Huang.
Juara dunia tiga kali itu melanjutkan, dirinya sudah merasa kesulitan untuk mempertahankan atau bahkan menyumbangkan prestasi bagi negaranya seiring dengan bertambahnya usia dan cedera.
âSaya pernah mengatakan bahwa jika saya masih ingin melanjutkan untuk bertanding di turnamen-turnamen internasional, maka saya harus memberikan yang terbaik untuk bertarung di sana demi meraih prestasi,â kata Huang.
âNamun, saya sudah mengalami cukup banyak cedera dan saya juga bertambah tua. Sehingga saya tidak memiliki kepercayaan diri yang cukup untuk menang demi negara saya,â imbuh atlet berusia 30 tahun itu.
Meskipun keputusannya untuk gantung raket sudah final, juara Asia dua kali itu mengatakan dirinya tetap mencintai bulu tangkis.
Ia juga mengucapkan terima kasih untuk orang-orang terkasih dan mereka yang telah membantunya âmenamatkanâ bulu tangkis sepanjang kariernya, seperti Zheng, sang kekasih Liu Yu Chen, hingga para pelatih dan tim.
âTerima kasih untuk semua dukungan dan semangat untuk saya selama ini. Sekarang adalah saatnya untuk mengucapkan selamat tinggal dan kita pasti akan bertemu lagi di masa depan,â ujar juara Asian Games dua kali itu.
Sejak memulai karier bulu tangkis di level junior, Huang merupakan salah satu atlet China yang paling konsisten menyumbangkan prestasi.
Di level junior, ia meraih emas pada Kejuaraan Asia Junior dan Kejuaraan Dunia Junior untuk nomor beregu, dan perak untuk nomor individual.
Di kelas elite, ia meraih emas dua kali pada Kejuaraan Asia di tahun 2017 dan 2022. Pada 2023 ia meraih perak, sementara pada tahun 2018, 2019, dan 2024 membawa pulang perunggu.
Tak hanya itu, Huang juga langganan juara di sejumlah turnamen kelas atas seperti turnamen Super 1000 Indonesia Open.
Huang juga merupakan juara Asian Games dua kali pada edisi 2018 dan 2022 untuk nomor ganda campuran. Pada Kejuaraan Dunia, Huang memboyong gelar tertinggi sebanyak tiga kali pada edisi 2018, 2019, dan 2022. Pada tahun 2023 ia membawa pulang medali perak.
Di panggung Olimpiade, Huang dan Zheng akhirnya meraih emas pada 2024, setelah di edisi 2020 harus puas dengan medali perak.
Tak hanya di turnamen individual, Huang juga membantu China meraih gelar pada turnamen beregu. Ia masuk dalam jajaran pemain yang membawa China meraih Piala Sudirman pada tahun 2019 dan 2023, runner-up di edisi 2017, dan medali perunggu untuk Piala Uber 2018.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Emas..Emas, Bertarung Gagah Perkasa Jatuh Bangun, Leo/Daniel Persembahkan Medali Emas Ganda Putra Bulu Tangkis
-
Hadapi Abu Vulkanik, Pemprov DKI Lanjutkan Penyemprotan dan Imbau Warga Terapkan 5M
-
Maroko Klaim Casablanca Jadi Tuan Rumah Final Piala Dunia 2030
-
Terkait Abu Vulkanik, Pahami Apa Itu PM 10 dan PM 2.5
-
Takumi Hojo Raih Emas Pertama Asian Games 2026, Jepang Langsung Berpesta
-
Liga Inggris: Derbi Manchester Jadi Ujian Dini MU dan City di Old Trafford
-
Ekspor Perikanan Sultra Tembus Rp171 Miliar, Pasar Global Makin Menggoda
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.