Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Salurkan Hampir 4 Juta Ton Beras Sepanjang 2024

📅 Kamis, 02 Jan 2025, 08:56 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Bulog Salurkan Hampir 4 Juta Ton Beras Sepanjang 2024 Doc: Bulog
Ket. Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono menuturkan, sebagai pengelola pangan strategis nasional, Bulog terus berinovasi demi memenuhi kebutuhan masyarakat

JAKARTA-Bulog melaporkan bahwa sepanjang tahun 2024 lembaga tersebut menyalurkan hampir 4 juta ton beras. Lembaga tersebut siap menerima penugasan baru di tahun 2025. Optimisme ini didasari oleh keberhasilan perusahaan mengelola lebih dari 3,8 juta ton beras sepanjang 2024.

Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono menuturkan, melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas/NFA) yang merupakan perpanjangan tangan dari Pemerintah, Bulog telah menyalurkan Bantuan Pangan Beras tahap pertama hingga ketiga dengan total total 1,96 juta ton. Di sisi lain, realisasi penugasan pemerintah yang lain yakni Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mencatat angka sebesar 1,38 juta ton. 

Tak hanya itu, Bulog juga berhasil menyalurkan 429 ribu ton beras komersial dan 303 ribu ton jagung. "Sebagai pengelola pangan strategis nasional, Bulog terus berinovasi demi memenuhi kebutuhan masyarakat,"ungkap Wahyu dalam acara bertajuk Ngobras (Direksi Mendengarkan) di Jakarta awal pekan ini.

Selain itu beber Wahyu, sepanjang tahun 2024, Bulog mencatat penyerapan hasil dalam negeri sebesar 1,26 juta ton setara beras. Angka ini terdiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 831 ribu ton dan beras komersial sebanyak 434 ribu ton. Penyerapan yang signifikan ini menjadi bukti nyata komitmen Bulog dalam mendukung petani lokal sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kata Wahyu, Bulog siap menjalankan penugasan – penugasan Pemerintah tahun 2025, mulai dari Penyaluran Bantuan Pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Penyerapan Gabah/Beras dalam upaya Swasembada Pangan berikut program-program lain yang mendukung Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Optimisme ini didasari oleh keberhasilan perusahaan mengelola lebih dari 3,8 juta ton beras sepanjang 2024. Keberhasilan ini, menurut Wahyu, tidak lepas dari semangat kebersamaan dan kerja keras insan Bulog. “Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan komitmen tinggi, saya yakin kita mampu menghadapi segala tantangan di tahun 2025 dan melampaui target yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.