Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Catatan Damkar Kendari, 106 Kasus Kebakaran Terjadi Sepanjang 2024

📅 Minggu, 29 Des 2024, 17:22 WIB | Oleh:
Catatan Damkar Kendari, 106 Kasus Kebakaran Terjadi Sepanjang 2024      Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Salah satu kebakaran di Kota Kendari.

KENDARI - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari mencatat sepanjang periode Januari hingga 29 Desember 2024 telah terjadi sebanyak 106 kasus kebakaran di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Pelaksana tugas atau Plt Kepala Dinas Damkar Kota Kendari Satriyawan Abu Yasid saat dihubungi di Kendari, Sultra, Minggu, mengatakan bahwa 106 kasus kebakaran di wilayah Kota Kendari itu rata-rata disebabkan oleh korsleting arus listrik.

"Disebabkan korsleting listrik itu ada sebanyak 55 kasus kebakaran di Kendari," kata Satriyawan Abu Yasid.

Dia menyebutkan bahwa kemudian untuk kasus kebakaran lahan yang terjadi di Kota Knedari terdapat sebanyak 23 kasus, kebakaran akibat Bahan Bakar Minyak atau BBM dan sebagainya sebanyak 18 kasus, dan satu kasus unsur kesengajaan.

"Dan sebanyak sembilan kasus lainnya tidak diketahui penyebabnya," ujarnya.

Satriyawan Abu Yasid mengungkapkan untuk sebaran kebakaran yang terjadi di wilayah Kota Kendari terdapat di Kecamatan Kadia yang mendominasi dengan total kasus sebanyak 21 kasus, kemudian Kecamatan Baruga 17 kasus, Kecamatan Kambu 16 kasus, Kecamatan Puuwatu 14 kasus, dan Kecamatan Mandonga 11 kasus.

“Terjadi pula di Kecamatan Poasia 10 Kasus, Kecamatan Wuawua 7 kasus, Kecamatan Kendari 5 kasus, Kecamatan Kendari Barat 3 kasus, Kecamatan Abeli 2 kasus, dan Kecamatan Nambo tanpa kasus,” ungkap Satriyawan Abu Yasid.

Ia juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat terkait dengan kebakaran yang rawan menjelang akhir tahun, agar masyarakat selalu melakukan pengecekan keadaan tabung gas dan instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah untuk perjalanan mudik Tahun Baru.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Kendari untuk meningkatkan kewaspadaaannya terhadap risiko kebakaran,” jelasnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...
Luar Negeri
Polisi Kolombia Sukses Ring...

Wali Kota Ungkap Banyak ASN Tangsel Terlibat Judol

18 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Ungkap Banyak ASN...

KCIC Tawarkan Diskon Tiket Whoosh hingga 50 Persen

22 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
KCIC Tawarkan Diskon Tiket ...

BMKG: Waspadai Banjir Rob NTT 8-10 Oktober

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
BMKG: Waspadai Banjir Rob N...
Advertisement
Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Perdana Baterai EV dan 11 Proyek di Kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park

08 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.