Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Dieng Dinaikkan Statusnya Jadi Waspada, Badan Geologi Imbau Masyarakat untuk Tingkatkan Kewaspadaan

📅 Sabtu, 21 Des 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Dieng Dinaikkan Statusnya Jadi Waspada, Badan Geologi Imbau Masyarakat untuk Tingkatkan Kewaspadaan Doc: ANTARA/HO-Kementerian ESDM
Ket. Ilustrasi - Aktivitas Gunung Dieng, Jawa Tengah.

Jakarta - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memutuskan untuk menaikkan status Gunung Dieng di Jawa Tengah dari Level I (Normal) ke Level II (Waspada) pada Kamis (19/12/2024) pukul 18.00 WIB.

Pemerintah meminta kewaspadaan masyarakat untuk mematuhi rekomendasi, yang telah dikeluarkan demi keselamatan bersama.

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Jumat, menyatakan peningkatan aktivitas vulkanik tersebut memerlukan kewaspadaan ekstra dari masyarakat dan pihak terkait.

"Kami mengimbau masyarakat dan pengunjung untuk tidak memasuki radius 500 meter dari pusat Kawah Sileri serta menghindari bermalam di sekitar kawah," ujarnya.

Gunung Dieng mengalami peningkatan aktivitas vulkanik secara signifikan pada 18 Desember 2024 pukul 15.12 WIB.

Terjadi erupsi freatik di Kawah Sileri, yang terekam di seismograf digital dengan durasi gempa sekitar 200 detik dan amplitudo maksimum mencapai 42,7 mm.

Selain Kawah Sileri, potensi bahaya dari erupsi freatik juga dapat berpotensi terjadi di beberapa kawah seperti Kawah Timbang, Kawah Siglagah, dan Kawah Pagerkandang.

Erupsi freatik dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa tanda-tanda awal, terutama saat musim hujan.

"Kawah-kawah lain seperti Kawah Sikendang dan Kawah Sinila juga memiliki konsentrasi gas beracun yang tinggi dan dapat membahayakan. Kami meminta masyarakat untuk selalu mematuhi arahan demi keselamatan bersama," tambah Wafid.

Wafid pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang tidak akurat.

Pemerintah daerah di wilayah sekitar Gunung Dieng, termasuk Banjarnegara, Wonosobo, dan Batang, diharapkan terus berkoordinasi dengan PVMBG untuk pemantauan lebih lanjut.

Menurut Wafid, tingkat aktivitas Gunung Dieng akan dievaluasi secara berkala dan diumumkan kepada masyarakat jika terdapat perubahan signifikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.