Tingkatkan Produktivitas Petani Kopi, BNI Jelajah Kopi Khatulistiwa Hadir di Temanggung
Kamis, 19 Des 2024, 21:13 WIBJAKARTA - Â PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI secara konsisten menjalankan program Jelajah KopiKhatulistiwa.
Kali ini, Bank BNI yang dipimpin Royke Tumilaar itu menyalurkan bantuan alat dan mesin pengolahan kopi kepada Komunitas Petani Kopi di LMDH Wana Asri, Desa Kertosari, Temanggung, Jawa Tengah, Kamis (19/12).
Program BNI Jelajah KopiKhatulistiwa (JKK) merupakan upaya perseroan dalam mewujudkan ekonomi hijau bagi petani kopi yang berorientasi ekspor. BNI memberikan edukasi, kurasi, inkubasi, business matching dan penggunaan solusi transaksi perbankan sebagai ekosistem finansial dari komoditas kopi rakyat dari hulu hingga ke hilir.Â
Kegiatan ini dihadiri PMO Kopi & Kakao Nusantara Kementerian BUMN yang diwakili Deslaknyo Wisnu Hanjagi, hadir pula perwakilan Pemerintah setempat, Pemimpin Wilayah BNI Yogyakarta Ariyanto Soewondo Geni, perwakilan dari Pusat Penelitian Kopi dan Kakao (Puslitkoka), perwakilan Perhutani, Pupuk Indonesia, dan Jamkrindo.Â
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengungkapkan, saat ini ekosistem BNI JKKdengan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kopi terbanyak adalah ekosistem Kopi Temanggung, yakni sebesar Rp8,65 miliar yang terdiri dari 117 debitur.
âMelalui bantuan CSR berupa alat dan mesin pengolahan kopi dalam program BNI JKK ini diharapkan dapat mendorong semangat produktivitas para petani kopi di Temanggung,â ujarnya.
Melalui Program JKK di Temanggung, BNI menggandeng Project Management Office (PMO) Kopi Nusantara Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang juga bagian dari Program Makmur dalam membangun ekosistem yang mengutamakan petani dan mendukung penuh kebangkitan industri kopi nasional.
Menurut Okki, pemberian CSR ini adalah wujud nyata kepedulian BNI kepada masyarakat petani kopi dan telah diapresiasi oleh Kementerian BUMN dengan pemberian Gold Medal Kategori Creating Shared Value dalam ajang BUMN Corporate Communication and Sustainability Summit (BCOMMS) 2024.
âHarapannya dengan bantuan alat dan dan mesin pengolahan kopi, BNI bisa ikut berkontribusi meningkatkan kapabilitas petani dalam mengolah kopi sehingga dapat memiliki nilai jual yang lebih tinggi,â pungkas Okki.
Sebagai informasi, BNI Jelajah Kopi Nusantara telah berjalan sejak 2022 dan hingga kini telah hadir di 5 Provinsi, antara lain Kabupaten Humbang Hasundutan, Â Sumatera Utara, Rejang Lebong Sumatera Selatan, Garut Jawa Barat, Jember Jawa Timur, dan Temanggung Jawa Tengah. Sebanyak 424 petani telah terbantu melalui program tersebut.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Bukan Sekadar Duta, Genre 2026 Siapkan Aksi Nyata untuk Remaja dan Lingkungan
-
Dari Pembatas Jalan Jadi Kebun Edukasi, Median Jalan Bomang Bogor Disulap TNI Jadi Eduwisata
-
KBM Depok Kembali Normal Usai PJJ akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Sleman Menjadi Tuan Rumah Festival Kesenian Yogyakarta 2026
-
Penyaluran Bantuan Air Bersih untuk Masyarakat Terdampak Karhutla dan Kekeringan
-
Karhutla Awal September di Taman Nasional Tambora Berdampak Sekitar 834 Hektare
-
Kementerian ESDM Umumkan Pemenang Lelang 6 Blok Migas Tahap I Tahun 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.