Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tips Sukses Berkomunikasi Lintas Budaya di Perusahaan Multinasional

📅 Senin, 16 Des 2024, 06:20 WIB | Oleh:
Tips Sukses Berkomunikasi Lintas Budaya di Perusahaan Multinasional Doc: isrimewa

Pertanyaan:

Bu Rossa, saya baru menerima kabar bahwa saya diterima bekerja sebagai management trainee di perusahaan multinasional impian saya. Saya sangat bersemangat dan ini akan menjadi pengalaman pertama saya bekerja dengan rekan dan bos dari berbagai negara.

Oleh karena itu saya mohon Bu Rossa mau membagikan tips bagaimana agar bisa berkomunikasi lintas budaya dengan baik.

Jawaban:

Salah satu kunci agar kita bisa sukses berkarier di tempat kerja adalah dengan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Apalagi jika Anda bekerja di perusahaan multinasional, maka tata cara komunikasi lintas budaya harus dipahami dengan baik.

Jadi bagaimana cara berkomunikasi yang efektif dengan seseorang yang memiliki latar belakang yang berbeda dengan kita? Ikuti tips-tips berikut ini.

1. Ketahui etiket dari budaya lain

Tips pertama dari melakukan komunikasi lintas budaya adalah dengan melakukan riset dan mencari tahu soal etiket yang digunakan oleh rekan kerja lainnya. Misalnya Anda memiliki rekan kerja yang berasal dari Jepang, tentu sebaiknya cari tahu dulu seperti apa etiket yang berlaku di budaya mereka.

Biasanya orang Jepang akan merasa cukup tidak nyaman jika belum terlalu kenal dan langsung diajak membicarakan hal yang pribadi seperti usia. Karena itu, sebaiknya Anda hindari pembicaraan dengan topik yang cukup pribadi jika belum terlalu mengenal rekan kerja Anda.

Menjaga etiket sangat penting agar Anda bisa dengan mudah berbicara dengan rekan kerja lain dan tidak perlu khawatir akan menyinggung perasaannya.

2. Hindari penggunaan
“slang words”

Menggunakan bahasa gaul (slang words) mungkin terdengar sebagai hal yang biasa saat berkomunikasi. Namun saat Anda berada di tempat kerja dan harus melakukan komunikasi lintas budaya, sebaiknya hindari dulu penggunaannya.

Menurut Chrysos penggunaan bahasa gaul dapat menimbulkan kebingungan saat lawan bicara jika tidak mengetahui konteks yang dimaksud. Selain itu, Anda juga bisa menimbulkan salah paham saat berkomunikasi dan menyinggung mereka.

Jadi, slang words memang tidak sesuai digunakan di tempat kerja karena Anda akan dinilai tidak profesional. Bahasa gaul juga sebaiknya digunakan kepada orang-orang yang sudah memiliki hubungan yang dekat saja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Nasional
HUT ke-81 KAI, 18 KA dari D...
Megapolitan
Samsat Keliling Buka di 14 ...
Nasional
Pendaftaran Mitra Penyeleng...
Advertisement
Mengejutkan, Yunani Cetak Sejarah dengan Permalukan Jerman 1-0

Mengejutkan, Yunani Cetak Sejarah dengan Permalukan Jerman 1-0

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.