Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

CIMB Niaga Perkuat Kolaborasi Dengan Fintech melalui Open API

📅 Jumat, 13 Des 2024, 08:37 WIB | Oleh:
CIMB Niaga Perkuat Kolaborasi Dengan Fintech melalui Open API Doc: istimewa
Ket. Head of Digital Economy CIMB Niaga Dedy Sahat dalam acara Event Closing BFN di Jakarta, Kamis (12/12)

JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) mendukung Event Closing Bulan Fintech Nasional (BFN) yang diselenggarakan atas kerja sama Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), Asosiasi Fintech Syariah Indonesia (AFSI), Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), serta didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia di Jakarta, Kamis (12/12).

BFN sendiri telah dilaksanakan selama sebulan penuh sejak 11 November 2024 yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan mengakselerasi digitalisasi sektor keuangan.

Dalam acara Event Closing BFN ini, CIMB Niaga menghadirkan diskusi panel bertajuk “Integrating Innovation: Empowering Digital Growth and Financial Inclusion through Bank-Fintech Collaboration”. 

Acara dibuka dengan opening speech oleh Sekretaris Jenderal AFTECH Budi Gandasoebrata dan keynote speech dari Kepala Departemen Pengaturan dan Perizinan IAKD OJK Djoko Kurnijanto.

Hadir sebagai narasumber Head of Digital Economy CIMB Niaga Dedy Sahat, Deputi Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (BI) Novyanto, Presiden Direktur ShopeePay Indonesia, Radityo Triatmojo, dan Direktur Government Relations Xendit Group Rifai Taberi. Adapun closing speech disampaikan oleh Direktur Business Banking CIMB Niaga Rusly Johannes.

Melalui diskusi panel tersebut, CIMB Niaga mendorong inovasi dan kolaborasi antara bank dan fintech dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital. 

Kolaborasi juga diharapkan dapat menghasilkan layanan yang lebih beragam dan inklusif, meningkatkan literasi keuangan digital, serta membangun digital trust.

Head of Digital Economy CIMB Niaga, Dedy Sahat menyatakan partisipasi CIMB Niaga dalam BFN 2024 merupakan wujud komitmen untuk terus memperkuat kerja sama antara perbankan dengan fintech sehingga dapat berkembang bersama-sama dan saling melengkapi sesuai keunggulan masing-masing. 

“Di era saat ini, kolaborasi antara bank dan fintech semakin relevan karena telah terbukti menjadi kunci dalam menciptakan layanan keuangan yang lebih inklusif, terutama bagi masyarakat yang belum dapat dijangkau melalui layanan perbankan,” kata Dedy.

Kolaborasi bank dan fintech kini semakin mudah dengan memanfaatkan Standar Nasional Open Application Programming Interface (API) Pembayaran atau BI SNAP. Bank dan fintech dapat saling berbagi data secara aman, mengoptimalkan proses verifikasi identitas, dan mempermudah akses ke produk-produk keuangan digital. 

Sejalan dengan hal itu, CIMB Niaga menawarkan layanan Open API yang dapat memberikan kemudahan integrasi teknologi untuk mitra fintech, sehingga pembukaan rekening digital, pembayaran tagihan, hingga transaksi berbasis QRIS berjalan lebih cepat, aman, dan efisien.

CIMB Niaga jelas Dedy terus berupaya mendukung inisiatif-inisiatif untuk memajukan industri digital sebagaimana dukungan pada BFN tahun ini. Ia yakin akan banyak solusi-solusi teknologi keuangan baru di masa yang akan datang, terutama dengan semakin berkembangnya Artificial Intelligence dan Process Automation. 

“Kami percaya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, khususnya perbankan dan fintech akan memungkinkan terjadinya akselerasi pertumbuhan ekonomi digital yang inovatif, efisien danaman demi peningkatan akses ke layanan-layanan keuangan bagi masyarakat luas baik individu maupun segmen-segmen usaha khususnya UKM,” tutup Dedy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.