Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pompanisasi Tingkatkan Produksi Padi Aceh

📅 Rabu, 11 Des 2024, 09:22 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pompanisasi Tingkatkan Produksi Padi Aceh Doc: kementerian Pertanian
Ket. Peningkatan tersebut terjadi setelah Kementerian Pertanian (Kementan) gencar melakukan pompanisasi untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) Padi

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersyukur produksi padi di Provinsi Aceh mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan tersebut terjadi setelah Kementerian Pertanian (Kementan) gencar melakukan pompanisasi untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) Padi. Hasilnya, menurut Mentan Amran, terjadi peningkatan produksi padi di Provinsi Aceh mencapai kurang lebih 15, persen, sedangkan untuk Aceh Utara peningkatannya mencapai 51 persen.

Produksi padi di Aceh Utara pada tahun ini tercatat sebesar 340,21 ribu ton Gabah Kering Giling (GKG), meningkat dari 236,84 ribu ton GKG pada tahun 2023. Peningkatan ini merupakan yang tertinggi dari seluruh Kota dan Kabupaten di Aceh.

“Kami yakin tahun depan Aceh akan meningkat lebih tinggi lagi dari tahun ini karena kita sudah bentuk Brigade Swasembada Pangan. Kami juga sudah memberikan alsintan untuk menekan biaya produksi hingga 50 persen,” ujar Mentan Amran di Kota Lhoksukon, Provinsi Aceh, Selasa, (10/12/2024).

Mentan Amran mengatakan semua capaian tersebut merupakan hasil kerja keras semua pihak termasuk kolaborasi kuat antara jajaran TNI dan pemerintah daerah. Padahal, kata Mentan Amran, tahun lalu Indonesia dihantam badai el nino atau gelombang panas ganas yang berkepanjangan.

“Saya kira ini tim aceh sangat luar biasa dan kompak karena disaat kemarau panjang tetapi produksi naik signifikan. kita kasih bantuan pompa, benih, pupuk dan alsintan,” katanya.

Menurut Mentan Amran, kemajuan sektor pertanian juga tak lepas dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang memberi perhatian khusus pada ketahanan pangan. Bahkan dalam visi besarannya, Presiden ingin Indonesia mencapai swasembada dalam waktu cepat dan singkat.

“Perhatian Bapak Presiden sangat luar biasa, di mana volume pupuk naik 100 persen, dan hutang-hutang petani yang lebih dari 10 tahun diputihkan. Sekarang tinggal Brigade Swasembada Pangan yang harus menyambut kebaikan Bapak Presiden. Tentu saya berharap teman-teman bekerja keras karema ada hibah 3 miliar untuk mengelola 200 hektare lahan,” jelasnya.

Sebelumnya Mentan Amran memuji semangat dan antusias anak-anak muda Lhoksumawe yang terjun langsung ke sektor pertanian modern secara masif. Kata Mentan Amran, apa yang ditunjukkan mereka adalah bukti bahwa sektor pertanian semakin menjanjikan dan menguntungkan.

"Di Timur Indonesia, di Merauke, ada Matius yang penghasilannya 20 juta per bulan, di sini (Aceh Utara) ada Marwan yang penghasilannya lebih dari 20 juta. Ini membuktikan bahwa pertanian sangat menjanjikan,” jelasnya.

Sepanjang tahun 2024, Kementan telah memasifkan pemberian bantuan pompa, mengalokasikan 62.091 unit dan disebar ke segala penjuru. Mentan Amran mengusung program Pompanisasi sebagai solusi tercepat menghadapi kekeringan. Program ini efektif karena dapat segera diterapkan dan tidak memerlukan biaya yang terlalu besar dibandingkan dengan solusi jangka panjang lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.