Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Diminta Lakukan 3M Plus Cegah Penyebaran DBD

📅 Senin, 09 Des 2024, 01:46 WIB | Oleh:
Warga Diminta Lakukan 3M Plus Cegah Penyebaran DBD Doc: ANTARA/Dokumentasi pribadi
Ket. Ahli kesehatan sekaligus Direktur Penyakit Menular WHO Kantor Regional Asia Tenggara 2018-2020 Prof.

JAKARTA - Ahli kesehatan sekaligus Direktur Penyakit Menular Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/ WHO) Kantor Regional Asia Tenggara 2018-2020 Prof. Tjandra Yoga Aditama mengingatkan warga melakukan gerakan 3M Plus untuk mencegah penyebaran demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan. 

"Musim hujan memang biasanya akan terjadi peningkatan tempat perindukan nyamuk aedes aegypti, nyamuk penular penyakit demam dengue atau yang biasa kita kenal sebagai demam dengue, baik yang dengan manifestasi perdarahan (DBD) atau tidak," kata dia saat dihubungi di Jakarta, Minggu.

Adapun gerakan 3M yakni mengubur kaleng-kaleng bekas, menguras tempat penampungan air secara teratur dan menutup tempat penyimpanan air dengan rapat.

Selain itu, ada poin plus yakni seperti menanam tanaman yang dapat menangkal nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, memberikan larvasida pada penampungan air yang susah untuk dikuras, dan memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar.

Di sisi lain, Tjandra juga mengusulkan agar Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat tentang demam dengue, mengaktifkan kader kesehatan di setiap RT untuk mengadakan kunjungan rumah pada kasus yang diperlukan.

Dinkes DKI juga, kata dia, perlu memastikan pelayanan kesehatan Jakarta siap dan dapat memberi pelayanan kesehatan pada warga, dengan tiga kaidah utama, yaitu bermutu, cepat tanggap serta ramah dan manusiawi.

Sementara itu, data menunjukkan jumlah kasus DBD di bulan Oktober sebanyak 264 kasus, dengan puncak kasus tahun 2024 di terjadi di bulan April yakni dengan 3.165 kasus.

Lalu, data kasus DBD hingga 18 November di DKI Jakarta secara kumulatif mencapai 12.686 kasus dengan tingkat insiden (incidence rate/IR yakni jumlah kasus DBD dibagi jumlah penduduk dalam waktu yang sama dikalikan 100.000 penduduk) sebesar 111,77/100.000 penduduk.

Dinas Kesehatan senada dengan Tjandra juga mengingatkan warga agar dapat bersama-sama mengupayakan pencegahan DBD dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) 3M Plus termasuk di musim hujan saat ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.