Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Saat Nataru

📅 Senin, 09 Des 2024, 12:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masyarakat Tak Perlu Khawatir, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Saat Nataru Doc: ANTARA/Muzdaffar Fauzan
Ket. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri (kiri) dan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo (Kanan) dalam konferensi pers kesiapan Natal dan Tahun Baru di Jakarta, Senin (9/12/2024).

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan stok BBM dan LPG, yang dibutuhkan masyarakat saat periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 dalam kondisi aman, meski ada kenaikan permintaan saat periode libur tersebut.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (9/12), menyatakan stok produksi yang dimilikinya bisa mencukupi kebutuhan permintaan hingga 39 hari ke depan.

"Stok BBM dan LPG saat ini dalam kondisi aman dan seluruh infrastruktur telah disiagakan," kata dia.

Ia menjelaskan untuk stok LPG yang diproduksinya yakni sebesar 28.658 metrik ton (MT) per hari, yang bisa mencukupi kebutuhan 15 hari.

Untuk produksi Pertalite satu harinya bisa mencukupi kebutuhan 17 hari, Pertamax 21 hari, Solar 17 hari, Dex 28 hari, serta Pertamax Turbo produksi per hari bisa memenuhi kebutuhan 39 hari ke depan.

"Seandainya tidak ada supply setiap hari, jadi kita bisa bertahan sampai kurang lebih 15 hari 17 hari, 28 hari. Tapi tentunya setiap hari karena ada operasional ini akan tergantikan terus," katanya.

Menurut dia, guna memudahkan pengawasan dan koordinasi pada periode pergantian tahun, Pertamina membentuk Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru yang mulai aktif pada 16 Desember hingga 9 Januari 2025.

Lebih lanjut, disampaikannya, untuk mengoptimalkan keamanan stok BBM, pihaknya telah menyiagakan 7.786 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), 6.806 Pertashop, 414 stasiun pengisian bahan bakar untuk nelayan (SPBUN), dan 55 stasiun pengisian bahan bakar bunker (SPBB)

Sementara untuk LPG, ada 6.478 agen yang disiagakan, 754 SPBE, serta 156 agen minyak tanah.

Adapun pihaknya mencatat kenaikan permintaan untuk BBM (gasoline) pada masa Natal dan Tahun Baru sebesar 5 persen dibanding hari biasa, sementara distribusi LPG untuk kebutuhan masyarakat di periode tersebut diprediksi naik 2,7 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.