Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Donggala Ajak Masyarakat Lestarikan Makanan Tradisional Kaledo

📅 Minggu, 08 Des 2024, 17:15 WIB | Oleh:
Donggala Ajak Masyarakat Lestarikan Makanan Tradisional Kaledo Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi - Kaledo atau Kaki Lembu Donggala

DONGGALA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), mengajak masyarakat melestarikan dan membudidayakan makanan tradisional Kaledo di daerah itu.

Penjabat (Pj) Bupati Donggala Rifani Pakamundi di Banawa, Minggu, mengatakan makanan khas dari daerah itu adalah Kaledo atau Kaki Lembu Donggala berupa hidangan tulang kaki sapi.

"Filosofi Kaledo itu mencerminkan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam proses memasak di Kabupaten Donggala," kata Rifani.

Pemerintah daerah (pemda), kata dia, terus mendorong dan membangkitkan semangat masyarakat dalam membudidayakan dan memperkenalkan makanan tradisional tersebut.

"Makanan ini memiliki cita rasa yang unik dan telah menjadi salah satu ikon kuliner daerah Kabupaten Donggala," ucapnya.

Ia menuturkan Festival Donggala Kaledo bisa rutin dilaksanakan sebagai upaya untuk melestarikan dan mempromosikan makanan serta kuliner khas Kabupaten Donggala.

"Ini pastinya menjadi ajang untuk mempromosikan dan mengangkat makanan lokal khas daerah, khususnya Kaledo," sebutnya.

Rifani menjelaskan ke depan di setiap kecamatan harus menjual Kaledo.

"Saat ini tempat makanan Kaledo yang diketahui masyarakat hanya terdapat di Loli dan Kota Palu," ujarnya.

Ia berharap ke depan melalui festival ini dapat meningkatkan perekonomian dan pariwisata di Kabupaten Donggala. "Harapannya festival ini mampu meningkatkan kebanggaan masyarakat di daerah itu pada identitas lokal yaitu dikenal dengan makanan khas Kaledo," bebernya.

"Ini kesempatan baik untuk Kabupaten Donggala supaya dikenal pada tingkat nasional maupun internasional, " tuturnya.

Ia memastikan kegiatan ini dapat menggerakkan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal dan menjadikan Donggala sebagai destinasi kuliner unggulan.

"Dengan dukungan masyarakat agar bersama-sama melestarikan dan mempromosikan Kaledo ini, sehingga menjadi warisan dunia serta menjadi kuliner unggulan daerah,"  ucapnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.