Pengganti Segera Disiapkan Presiden, Istana Hormati Mundurkan Gus Miftah dari Utusan Khusus Presiden
Sabtu, 07 Des 2024, 02:04 WIBJAKARTA - Istana KepreÂsidenan menghormati keputusan pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman yang akrab disapa Gus Miftah yang mengÂundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus PreÂsiden. âKita hormati keputusan beliau,â kata Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi melalui pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Jumat (6/12).
Hasan belum mendapat informasi apakah Miftah akan diganti karena keputusan itu merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Miftah Maulana memutuskan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Utusan Khusus PreÂsiden Prabowo Subianto untuk bidang Kerukunan Umat Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan.
Keputusan itu disampaikan Miftah dalam konferensi pers di Ponpes Ora Aji, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat.
âHari ini, dengan segala keÂrendahan hati dan ketulusan, dan dengan penuh kesadaran, saya ingin sampaikan sebuah keputusan yang telah saya renungkan dengan sangat mendalam. Setelah berdoa, bermuhasabah, dan istighfar, saya memutuskan untuk mengundurkan diri dari tugas saya sebagai Utusan Khusus Presiden bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan,â ucap Miftah.
Miftah dengan suara bergetar menuturkan bahwa keputusan itu bukan karena tekanan maupun permintaan siapa pun, akan tetapi didasari rasa cinta, hormat, dan tanggung jawab mendalam kepada PreÂsiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat.
Hadap Presiden
Gus Miftah menyebut bakal menghadap Presiden Prabowo Subianto pada pekan depan untuk menyampaikan pengÂunduran dirinya sebagai UtusÂan Khusus bidang Kerukunan Umat Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan. âSaya insya Allah minggu depan menghadap Presiden,â ujar.
Miftah mengaku belum berkomunikasi dengan PreÂsiden Prabowo soal keputusannya mundur dari Kabinet Merah Putih. âKarena sekali lagi saya sampaikan, tidak ada permintaan dari siapa pun,â ujar Miftah.
Meskipun demikian, dia menyebut telah berkomunikasi dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Mayor Teddy Indra Wijaya pada Kamis (5/12) malam. âPak Seskab hanya menjawab, keputusan ada di Gus (Miftah), kembali ke keyakinan dan hati Nurani Gus. Beliau tidak dalam rangka menyuruh atau menolak,â ujar Miftah.
Miftah yang sempat meÂneÂteskan air mata saat menyatakan pengunduran diriÂnya, mengaku terharu dengan kebesaran hati Presiden PraÂbowo atas kepercayaan kepadanya untuk mengabdi kepada negara. âSaya belum bisa menjadi apa yang menjadi ekspektasinya Pak Prabowo. Maka, saya merasa sangat berterima kasih dan memohon maaf kepada beliau,â ujar dia.
Sebelumnya, sosok Miftah menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan dirinya mengolok-olok seorang penjual es viral di media sosial.
Aksi Gus Miftah yang mengolok seorang penjual es keliling terekam dalam video yang viral di media sosial baru-baru ini. Ant/S-2
- Utusan Khusus Presiden
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.