Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemda Diminta Turut Serta Jaga Stok Pangan, Berikut Ini Rekomendasi Bapanas

📅 Jumat, 06 Des 2024, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pemda Diminta Turut Serta Jaga Stok Pangan, Berikut Ini Rekomendasi Bapanas Doc: antara
Ket. Stabilisasi Harga I Bulog Optimistis Stok Beras Tahun Ini Lampaui Target

JAKARTA – Pemerintah daerah (pemda) diminta terus memperkuat stok Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD). Hal itu dimaksudkan agar harga kebutuhan pokok di daerah tidak bergejolak di periode akhir tahun ini.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Ariaf Prasetyo Adi, menegaskan kolaborasi antara pusat dan daerah selama lebih dua tahun terakhir terlihat sekali dampaknya. Di saat, dunia sedang kesulitan melakukan koordinasi mengenai pangan, di Indonesia bisa menghadapinya bersama-sama sejak Covid-19.

"Untuk itu, diimbau kepada seluruh pemerintah daerah memiliki CPPD," pintanya dalam Rapat Koordinasi Pengamanan Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Nataru 2024 yang digagas Bapanas di, Jakarta, Kamis (5/12).

Arief menegaskan tugas pemda bersama para pengusaha di daerah harus bersinergi di bidang pangan. Adapun Bapanas, lanjutnya, optimistis ketersediaan mayoritas pangan pokok strategis dalam kondisi aman dan cukup, terutama dalam menghadapi permintaan masyarakat di masa HBKN Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025.

Terkait ketersediaan beras, dikatakannya stok di Perum Bulog mencapai 2,070 juta ton. Dengan jumlah stok tersebut, diyakini andil beras terhadap inflasi nasional dapat ditekan. Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto, mengatakan capaian itu merupakan buah dari kerja keras banyak pihak.

Suyamto optimistis hingga akhir tahun stok beras Bulog dapat mencapai dua juta ton, jauh melampaui target awal sebesar 1,2 juta ton. “Dengan kerja keras kita semuanya, khusus untuk beras, semua target pemerintah dapat dicapai Bulog. Ini menurut saya sangat bagus dan membuat tenang bagi masyarakat,” sebut Suyamto.

Pasokan Lancar

Sementara itu, Ketua Umum Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras (Perpadi), Sutarto Alimoeso, meminta pemerintah tetap melaksanakan berbagai program agar dapat memberikan gairah bagi para pelaku usaha perberasan.

“Seperti disampaikan tadi bahwa perdagangan beras saat ini memang adem. Jadi kalau adem itu artinya tidak terlalu bergairah, tetapi tetap lancar. Kemarin agak sedikit panas menjelang pilkada, (ini) terus terang. Tapi sekarang sudah mulai adem. Kalau kita forecast sampai dengan akhir tahun ini pasti situasinya dapat dikatakan aman. Menurut perkiraan kami tidak akan terjadi gejolak,” kata Sutarto.

Lebih lanjut, Direktur Komersial ID FOOD, Nina Sulistyowati, menegaskan pihaknya siap jika program bantuan pangan penanganan stunting akan dilanjutkan. Dia beralasan perusahaan telah bekerja sama dengan para peternak mandiri.

"Pada saat ini posisi stok daging ayam dan telur di 20 ton. Kemudian untuk daging kerbau, dapat kami sampaikan bahwa saat ini stock in hand ada di 27.814 ton dengan harga sekitar 60 ribu rupiah per kilogram. Kemudian, daging sapi 4.269 ton di kisaran harga 80 ribu rupiah per kilogram. Gula pasir diperkirakan bahwa pada akhir Desember nanti akan ada kedatangan sekitar 62 ribu ton dalam bentuk raw sugar. Kami juga masih punya stock in hand gula kristal putih sekitar 20 ribu ton,” papar Nina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.