Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hamilton Berpisah dengan Mercedes

📅 Jumat, 06 Des 2024, 06:57 WIB | Oleh:
Hamilton Berpisah dengan Mercedes Doc: Giuseppe CACACE / AFP
Ket. Pembalap Mercedes Inggris Lewis Hamilton melambai saat ia tiba untuk berpartisipasi dalam parade pembalap menjelang Grand Prix Formula Satu Qatar di Sirkuit Internasional Lusail di Lusail, Doha, Minggu (1/12).

ABU DHABI - Lewis Hamilton mengucapkan perpisahan kepada Mercedes akhir pekan ini, tim yang telah membawanya meraih enam gelar juara dunia. Di sisi lain, Ferrari, yang akan menjadi tim barunya, sedang berusaha merebut gelar konstruktor pertama dalam 16 tahun terakhir dari McLaren, tim yang menjadi tempat awal karir Hamilton di Formula 1.

Grand Prix Abu Dhabi Minggu (8/12) malam di Sirkuit Yas Marina akan menjadi momen emosional. Balapan tersebut menandai akhir dari era gemilang pembalap juara dunia tujuh kali itu. Ini juga menutup 12 tahun karir Hamilton bersama “Silver Arrows” serta hubungan panjang selama 26 tahun dengan merek Mercedes.

Hamilton akan bergabung dengan Ferrari. Dia berharap kepindahan ini mampu mengembalikan performa luar biasanya yang menjadikannya pembalap paling sukses dalam sejarah F1 dengan tujuh gelar dan 105 kemenangan. Semua itu sempat meredup di era “ground effect” saat ini, yang didominasi Red Bull dengan Max Verstappen meraih empat gelar pembalap berturut-turut.

Meski demikian, musim ini menunjukkan kemunduran Red Bull, memberikan peluang bagi McLaren yang kini memimpin atas ­Ferrari dengan keunggulan 21 poin jelang balapan terakhir musim ini.McLaren ­terakhir kali meraih gelar konstruktor tahun 1998. ­Sedangkan Ferrari terakhir kali Berjaya di ­tahun 2008.

Sejak saat itu, gelar didominasi oleh Mercedes dan Red Bull. Kini, banyak pihak merasa waktunya sudah tiba untuk perubahan besar. Meskipun mengalami berbagai tantangan di pekan-pekan terakhir, termasuk di Brasil dan Qatar, Hamilton meninggalkan Mercedes dengan perasaan campur aduk.

“Ini perayaan atas semua yang telah kami capai bersama. Kami akan menghormati perjalanan luar biasa di Abu Dhabi,” jelas Toto Wolff, ketua tim Mercedes. Berikutnya, mengunjungi Kuala Lumpur, Stuttgart, serta Brixworth dan Brackley. Lewis akan selalu menjadi bagian dari Mercedes

Wolff menambahkan bahwa seluruh tim berharap bisa menutup perjalanan Hamilton dengan momen istimewa lain. Tidak ada yang dapat menghapus 12 tahun yang luar biasa. Kenangan bukan tentang satu musim balapan yang sulit, tetapi seluruh perjalanan bersama.

Ferrari menawarkan Hamilton kontrak hingga 2026, sebuah komitmen yang tidak dapat diberikan Mercedes. Kesepakatan ini memberinya kesempatan untuk mengejar gelar kedelapan. Juga melanjutkan misinya mempromosikan keberagaman dan inklusi dalam Formula 1.

Bagi Hamilton, jika Ferrari mampu merebut gelar konstruktor Minggu nanti, akan menjadi pendahuluan sempurna. Juga membantu menghapus frustrasi tentang ­ingin meng­akhiri musim lebih cepat. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.