Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

KPU DKI Pastikan Rangkaian Pilkada di Jakbar Berlangsung Transparan

📅 Kamis, 05 Des 2024, 08:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
KPU DKI Pastikan Rangkaian Pilkada di Jakbar Berlangsung Transparan Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Komisioner KPU DKI Jakarta, Fahmi Zikrillah memberikan keterangan kepada wartawan di Jakarta pada Rabu (4/12/2024) malam.

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta memastikan rangkaian tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di tingkat Kota Jakarta Barat berlangsung transparan.

Hal itu disampaikan Komisioner KPU DKI Jakarta Fahmi Zikrillah terkait sikap saksi dari kubu pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) yang menolak menandatangani berita acara rekapitulasi berjenjang tingkat Kota Jakarta Barat.

"Saya kira itu bagian dari dinamika ya. Dengan tidak ditandatanganinya berita acara, saya kira juga tidak mempengaruhi apa-apa," kata Komisioner KPU DKI Jakarta, Fahmi Zikrillah di Jakarta, Rabu malam.

Fahmi juga menyebut tidak ditandatanganinya pleno tingkat kota tidak berpengaruh sama sekali terhadap hasil rekapitulasi.

Ia pun memastikan semua protes, kritik dan masukan, ditampung dan ditindaklanjuti oleh KPU tingkat kota.

"Ketika ada protes ataupun masukan, saran, maupun kritik, juga sudah dijawab oleh teman-teman KPU Kota Jakarta Barat," ungkap Fahmi.

Lebih lanjut, pleno rekapitulasi tingkat provinsi DKI Jakarta akan dilakukan pada Sabtu (7/12) mendatang.

"Insya Allah, hari Sabtu besok kita akan mulai melakukan rekapitulasi suara di tingkat provinsi," kata Fahmi.

Sebelumnya, saksi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) menolak untuk menandatangani hasil pleno rekapitulasi tingkat Kota Jakarta Barat.

"Kami dari saksi pasangan gubernur nomor 1 RIDO, itu tidak menandatangani berita acara dikarenakan memang yang pertama itu tingkat partisipasi publik kita dalam pilkada kali ini rendah," kata saksi paslon RIDO, Zulfadilah saat ditemui wartawan usai pleno rekapitulasi, Rabu (4/12).

Menurut Zulfadilah, rendahnya partisipasi masyarakat Jakbar dalam Pilkada 2024 mencerminkan kualitas penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.

"Harapannya ini kan kalau tingkat partisipasi publiknya ini cukup tinggi, validitas dan penerimaan daripada masyarakat itu bisa lebih baik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.