Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yuk Mampir ke Kampung Lumpia Surabaya

📅 Rabu, 04 Des 2024, 06:33 WIB | Oleh:
Yuk Mampir ke Kampung Lumpia Surabaya Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Kasno tengah menggoreng lumpia pesanan.

SURABAYA - Selama ini kuliner Kota Surabaya identik dengan Soto Madura, Tahu Tek, Nasi Bebek dan Rawon. Sementara lumpia, gorengan barbalut tepung dengan isian rebung, telur, wortel, dan daging dikenal sebagai jajanan khas Semarang dan Ujung Pandang. 

Tapi mungkin banyak yang tidak tahu kalau ternyata gorengan laksana karpet digulung ini juga banyak dijumpai di Surabaya. Pedagang lumpia akan mudah ditemukan di sekitar jalan Kusuma Bangsa, menggunakan "rombong" sepeda. 

Penyuka kuliner dapat membeli sepotong lumpia pada penjual-penjual yang berjajar ini dengan harga yang cukup bersahabat, dua ribu lima ratus rupiah. 

Setelah ditelusuri, ternyata hampir semua lumpia yang beredar di Surabaya berasal dari satu lokasi yang dikenal sebagai "Kampung Lumpia".

Sejatinya Kampung Lumpia sama dengan kampung-kampung lainnya. Dengan lebar jalan terbatas, mengharuskan  pengendara sepeda motor untuk turun dan menuntun, kampung tersebut berada di Jalan Ngaglik Gang 5, atau populer dengan sebutan Ngaglik gang kuburan. 

Julukan kampung lumpia muncul karena sebagian besar warga berprofesi sebagai pembuat lumpia. 

Jika di pemukiman lain warganya masih menarik selimut, tidak demikian di kampung ini. Sejak pukul 3 pagi warga sudah mulai sibuk, bergotong royong memproduksi lumpia. Mereka berbagi tugas, ada yang belanja ke pasar induk, membuat adonan, memotong sayuran, hingga menggoreng di wajan-wajan ukuran raksasa. 

Adalah Kasno, tokoh atau inisiator yang mengawali warga membuat jajanan ini. Setiap hari Kasno bersama para pegawainya bisa menghasilkan 7.000 hingga 10.000 biji lumpia.

"Kami tidak pernah berhenti, sejak dini hari sampai siang, kadang-kadang sampai pukul 2 sudah mulai masak," tuturnya. 

"Lumpia kami m dibuat dengan bahan-bahna yang segar, mulai dari kulit lumpia, wortel,  tauge, sampai bumbu saus kita ramu di sini." 

Dia mengisahkan, awal mula warga bergulat dengan lumpia karena lokasi kampung itu yang berdekatan dengan GOR 10 November Surabaya. Stadion legendaris kebanggaan Arek Suroboyo ini kerap menjadi ajang tempat pertandingan sepak bola dengan kesebalasan favorit masyarakat seperti Niac Mitra hingga Persebaya. 

Dari berbagai gelaran pertandingan, Kasno melihat peluang usaha. Sekitar tahun 1990-an ia memberanikan diri untuk memulai membuat lumpia yang ia jajakan di sekitar stadion, menarget para penonton yang butuh jajanan. 

"Awalnya kalau ada pertandingan hanya membuat 500 biji. Akhirnya keterusan semakin banyak," tuturnya. 

Seiring bertambahnya pesanan, swkitar tahun 2000-an Kasno mulai mengajak warga  untuk ikut membuat lumpia. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.