Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspadai AI yang Bakal Gantikan Manusia di Masa Depan

24 Selasa, 03 Des 2024, 02:00 WIB | Oleh:
Waspadai AI yang Bakal Gantikan Manusia di Masa Depan Doc: antara
Ket. Luhut Binsar Pandjaitan Ketua DEN - Ditanya di situ, bagaimana 10 tahun lagi ke depan robot bisa lebih cerdas dari manusia, tidak ada yang bisa menjawab.

Indonesia perlu siap mengadopsi kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi ekonomi yang dihadirkan oleh teknologi tersebut.

JAKARTA – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence(AI) mengkhawatirkan karena berpotensi menggantikan peran manusia di berbagai sektor, termasuk di pemerintahan. Kekhawatiran itu timbul usai menonton program televisi AS berjudul 60 Minutes, yang membahas bagaimana robot bisa melampaui kecerdasan manusia di masa depan.

"Ditanya di situ, bagaimana 10 tahun lagi ke depan robot bisa lebih cerdas dari manusia, tidak ada yang bisa menjawab. Tapi kalau sekarang ini benar dia (robot) bisa melakukan ini, apa yang terjadi? Ya, nanti misalnya Kementerian Keuangan dan (Ditjen) Pajak itu semua akan robotik,” ujar Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, di Jakarta, Senin (2/12).

Seperti dikutip dari Antara, pada acara forum Penguatan Transformasi Tata Kelola dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Kantor Lembaga Administrasi Negara (LAN), Luhut menceritakan pengalamannya menghadiri acara Quantum Gathering di Bali, yang membahas kemajuan teknologi komputasi kuantum.

Menurut Luhut, teknologi ini memiliki potensi besar untuk memecahkan berbagai masalah dengan kecepatan yang jauh melampaui teknologi saat ini. Meskipun demikian, jika tidak hati-hati, masyarakat bisa tertinggal dan kalah dari segi efisiensi.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menekankan pentingnya kesiapan dalam mengadopsi kecerdasan buatan untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi ekonomi yang dihadirkan oleh teknologi tersebut.

"Paparan tadi mengingatkan kita betapa pentingnya kita menyiapkan diri untuk merangkul AI, bersiap untuk AI, dan mengoptimalkan kecerdasan artifisial sepenuhnya," kata Meutya.

Meutya mengutip studi PwC tahun 2023 yang menunjukkan kecerdasan buatan diproyeksikan bisa memberikan sumbangan hingga satu triliun dollar AS atau sekira 15,9 kuadriliun rupiah terhadap produk domestik bruto wilayah Asean pada tahun 2030.

Pertumbuan Ekonomi

Berdasarkan hasil studi tersebut, Meutya mengatakan Indonesia berpotensi memperoleh hasil hingga 366 miliar dollar AS atau 5,8 kuadriliun rupiah, yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional hingga menjadi 18,8 persen.

Meutya menyampaikan angka tersebut jauh melampaui target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen yang telah ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

"Jadi kalau kita betul-betul bisa mengadopsi itu, berarti target dari Presiden bisa tercapai," kata dia.???????

Menkomdigi menyampaikan, Presiden Prabowo menekankan bahwa transformasi digital merupakan langkah strategis untuk mengatasi ketimpangan digital dan mempercepat pertumbuhan ekonomi dalam upaya menjadikan Indonesia sebagai negara berpenghasilan tinggi pada 2034.

Dia juga mengatakan kerja sama Kementerian Komunikasi dan Digital dengan Microsoft dalam program elevAIte Indonesia selaras dengan visi Presiden.

"Kita melihat program ini harus menjadi program yang mampu membekali generasi muda dengan tenaga kerja, dengan keterampilan AI yang sesuai dengan kebutuhan industri dan masyarakat," kata dia.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden, sepakat bahwa optimalisasi teknologi kecerdasan buatan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.