• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Psikolog Ungkap Pentingnya...

Psikolog Ungkap Pentingnya Keseimbangan Peran Orang Tua Beri Bimbingan pada Remaja

Senin, 02 Des 2024, 19:05 WIB

JAKARTA - Psikolog klinis dari Universitas Indonesia A. Kasandra Putranto mengatakan keseimbangan peran yang dimainkan oleh orang tua dalam memberikan bimbingan sangat penting dalam proses tumbuh kembang remaja.

“Menurut saya, kata yang tepat bukan dominan melainkan berperan. Dalam hal ini ke dua orang tua, baik ayah maupun ibu berperan aktif dan positif dalam proses tumbuh kembang anak,” kata Kasandra saat dihubungi oleh Antara di Jakarta, Senin (2/12).

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA/Ho Vier Moments

Kasandra mengatakan dalam sisi emosional, ibu atau orang tua perempuan berperan amat besar dalam menjaga psikologi anak. Pada usia remaja, anak cenderung lebih terbuka untuk berbicara dengan orang yang dianggapnya lebih empatik dan lebih memahami perasaan mereka.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa anak perempuan dan laki-laki pada usia remaja sering kali merasa lebih nyaman membuka diri kepada ibu mereka, terutama ketika berhubungan dengan masalah emosional dan sosial.

Ibu juga sering kali dianggap sebagai figur pengasuh utama yang menyediakan rasa aman dan dukungan emosional yang lebih kuat. Dalam situasi penuh tekanan, di mana remaja mungkin merasa terisolasi atau bingung, ibu dapat menjadi sosok yang memberikan rasa empati dan penerimaan yang dibutuhkan untuk membuka komunikasi.

“Ibu sering kali memainkan peran kunci dalam mengajarkan nilai-nilai emosional, seperti empati, kasih sayang, dan pengelolaan konflik. Dalam kasus remaja yang terlibat kekerasan, penting bagi ibu untuk menggali alasan di balik perilaku anak dan memberikan pemahaman tentang konsekuensi dari tindakannya,” ujar Kasandra.

Dari sisi ayah atau orang tua laki-laki, Kasandra mengatakan para remaja sering mencari peran panutan yang bisa memberikan rasa identitas diri. Ayah atau figur laki-laki yang ada di keluarga bisa memberikan model bagaimana menjadi pribadi yang bertanggung jawab, menjaga kontrol diri, dan menyelesaikan konflik secara sehat.

“Ayah bisa menekankan pentingnya rasa hormat terhadap orang lain, kontrol diri, serta pentingnya pengelolaan kekuatan dan emosi,” kata dia.

Sosok ayah juga dapat hadir sebagai figur yang lebih menekankan pentingnya struktur, disiplin, dan konsekuensi. Ketika anak remaja terlibat dalam perilaku ekstrem atau destruktif, ayah bisa lebih berfokus pada memberikan batasan yang jelas dan tegas terhadap perilaku, serta mengajarkan pentingnya konsekuensi dari tindakan tersebut.

Di sisi lain, ayah juga berperan dalam membentuk sisi maskulin dalam diri anak. Remaja laki-laki kerap terlibat dalam kekerasan atau tindakan ekstrem berhubungan dengan konsep identitas maskulin yang salah, seperti kekuatan fisik yang dominan atau dominasi atas orang lain.

Dalam hal ini sosok ayah dapat berperan dalam mendekonstruksi konsep maskulinitas yang tidak sehat dan mengajarkan nilai-nilai kekuatan yang lebih positif, seperti keberanian untuk berbicara tentang perasaan atau menunjukkan kebaikan.

Dalam kesempatan itu, Kasandra juga menekankan pentingnya orang tua membangun rumah yang dapat dianggap anak sebagai tempat yang nyaman untuk bercerita.

Terkait dengan hal ini, orang tua dapat menerapkan pola asuh yang mengedepankan komunikasi terbuka dan empatik, memberikan dukungan secara emosional saat anak menghadapi masalah, memberikan perhatian dan menyediakan waktu yang berkualitas dan menghargai privasi dan kebebasan anak.

Cara lain yang dapat ditempuh yakni memberikan contoh yang baik serta menjadi menjadi model peran (role model) dalam pengasuhan yang konsisten. Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.