Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Prabowo Sapa Ratusan Warga Karawang Usai Tinjau Tambak Ikan Nila

📅 Senin, 02 Des 2024, 14:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presiden Prabowo Sapa Ratusan Warga Karawang Usai Tinjau Tambak Ikan Nila Doc: antara foto
Ket. Presiden RI Prabowo Subianto saat kunjungan kerja di Karawang, Jawa Barat.

KARAWANG - Presiden RI Prabowo Subianto menyapa ratusan warga Karawang, Provinsi Jawa Barat (Jabar), setelah meninjau tambak budidaya ikan nila di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya (BLUPPB), Karawang, Jawa Barat, Senin (2/12).

Tim Media Presiden Prabowo di Jakarta menginformasikan kehadiran Presiden Prabowo disambut antusias oleh warga yang bersorak memanggil namanya untuk mendekat, bersalaman, hingga berbincang singkat.

“Bapak Presiden, Presiden,” demikian panggilan warga yang saling bersahutan menyambut Presiden.

Kepala Negara pun menghampiri mereka dengan senyum lebar, menyalami satu per satu warga yang antusias. Banyak yang berebut untuk berfoto bersama.

Salah satu momen berkesan terjadi ketika Prabowo melihat seorang anak kecil berbaju motif loreng TNI yang digendong di pundak ayahnya.

Keduanya berusaha mendekati Presiden di tengah kerumunan. Prabowo kemudian mencium kepala anak tersebut, dan memberikan senyuman hangat. “Terima kasih, Pak!” ucap ayah sang anak.

Setelah menyapa dan berinteraksi dengan warga, Prabowo menutup pertemuan tersebut dengan berpamitan. Ia kemudian kembali ke Jakarta untuk melanjutkan agenda kenegaraan berikutnya.

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo meninjau tambak budidaya ikan nila salin di BLUPPB, Karawang, yang diproyeksikan dapat mendukung penyediaan makanan bergizi gratis berbasis protein ikan kepada masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan upaya pemerintah untuk mengatasi stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut Prabowo didampingi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Sebelum meninjau lokasi, Prabowo bersama Trenggono melihat denah kawasan seluas 84 Ha itu. Trenggono menjelaskan bahwa tambak ikan nila salin di Karawang memiliki target produksi mencapai 80-100 ton per hektare per siklus.

Prabowo juga sempat ikut menebarkan benih ikan nila, yang diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tambak serta mendukung program prioritas KKP berbasis ekonomi biru.

Setelah itu, Prabowo meninjau area pendederan benih ikan nila salin yang menjadi bagian dari siklus awal budidaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.