Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Siapkan Satu Data Pangan Perkuat Koordinasi Antar-instansi

📅 Kamis, 28 Nov 2024, 01:05 WIB | Oleh:
Bapanas Siapkan Satu Data Pangan Perkuat Koordinasi Antar-instansi Doc: antara
Ket. Sekreraris Utama Bapanas, Sarwo Edhy - “Peluncuran portal Satu Data Pangan hari ini bertujuan memperkuat koordinasi antar-instansi pemerintah dalam menyediakan data pangan yang akurat, relevan, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,”

JAKARTA – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mempersiapkan sistem satu data pangan untuk memperkuat koordinasi antar-instansi guna memastikan ketahanan pangan nasional melalui pengelolaan data yang akurat, transparan, dan terintegrasi.

"Bapanas terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data pangan melalui integrasi data," kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekreraris Utama Bapanas, Sarwo Edhy, dalam peluncuran portal Satu Data Pangan yang dilaksanakan di Kantor Bapanas Jakarta, Selasa (26/11).

Seperti dikutip dari Antara, Sarwo menyampaikan pihaknya terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan data pangan melalui integrasi data layanan pemerintah dengan standardisasi tata kelola data dan interoperabilitas sesuai dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

"Peluncuran portal Satu Data Pangan hari ini bertujuan memperkuat koordinasi antar-instansi pemerintah dalam menyediakan data pangan yang akurat, relevan, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.

Tonggak Penting

Menurutnya, hal itu merupakan tonggak penting dalam mewujudkan visi pemerintahan yang terbuka dan transparan, sejalan dengan upaya mendukung percepatan pencapaian swasembada pangan Indonesia.

Dengan adanya portal yang dapat diakses melalui satudata.badanpangan.go.id, Bapanas memberikan kemudahan bagi pemerintah, pelaku industri, hingga masyarakat untuk mengakses informasi terkait ketahanan pangan, distribusi bahan pangan, serta tren konsumsi dan produksi pangan di Indonesia.

Sarwo menuturkan hal itu juga sesuai dengan arahan Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, yang ingin memperkuat ketahanan pangan nasional dengan membangun data dan informasi yang dapat dijadikan dasar dalam pengambilan kebijakan, perencanaan program, dan analisis pasar yang lebih tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Pusat Data dan Informasi Bapanas, Kelik Budiana, menyampaikan portal satudata.badanpangan.go.id sudah terintegrasi dengan portal Satu Data Indonesia (SDI) sehingga memudahkan masyarakat luas untuk bisa mengakses melalui fasilitas unduh berupa file csv maupun json (Application Programmer Interface).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.