Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sidang Terkait Monopoli Iklan Online oleh Google di AS Berakhir

📅 Selasa, 26 Nov 2024, 19:35 WIB | Oleh:
Sidang Terkait Monopoli Iklan Online oleh Google di AS Berakhir Doc: Istimewa
Ket. Ilustrasi. Para penerbit bersaksi di persidangan bahwa mereka tidak dapat meninggalkan Google.

ALEXANDRIA - Departemen Kehakiman Amerika Serikat atau Department of Justice (DOJ), pada hari Senin (25/11), mengajukan argumen terakhirnya bahwa Google secara ilegal memonopoli teknologi periklanan daring, dan berupaya memperoleh kemenangan antimonopoli kedua terhadap perusahaan tersebut.

Dikutip dari The Straits Times, argumen penutup DoJ di Alexandria, Virginia, menutup persidangan selama 15 hari yang diadakan pada bulan September, di mana jaksa berusaha menunjukkan Google telah memonopoli pasar untuk server iklan penerbit dan jaringan iklan pengiklan, dan mencoba mendominasi pasar untuk bursa iklan yang berada di antara pembeli dan penjual.

“Google telah melanggar peraturan yang berlaku,” kata pengacara DOJ, Aaron Teitelbaum, yang meminta hakim untuk meminta pertanggungjawaban Google atas perilaku anti persaingan usaha.

Google berpendapat jaksa penuntut umum membengkokkan undang-undang antimonopoli AS untuk memaksanya mengakomodasi layanan pesaing, dan kasus tersebut difokuskan pada insiden dari tahun-tahun sebelumnya ketika Google masih membangun dan meningkatkan penawarannya.

Penerbit bersaksi di persidangan mereka tidak dapat beralih dari Google, bahkan ketika Google meluncurkan fitur yang tidak mereka sukai, karena tidak ada cara lain untuk mengakses permintaan iklan yang besar dalam jaringan iklan Google.

News Corp pada tahun 2017 memperkirakan kehilangan sedikitnya 9 juta dollar AS dalam pendapatan iklan tahun itu jika beralih, kata seorang saksi.

Jika Hakim Distrik AS, Leonie Brinkema menemukan Google melanggar hukum, dia akan mempertimbangkan permintaan jaksa untuk membuat Google setidaknya menjual Google Ad Manager, sebuah platform yang mencakup server iklan penerbit perusahaan dan bursa iklannya.

Google menawarkan untuk menjual bursa iklan pada tahun 2024 untuk mengakhiri penyelidikan antimonopoli Uni Eropa tetapi penerbit Eropa menolak proposal tersebut karena tidak mencukupi.

Para analis menilai kasus teknologi iklan tersebut memiliki risiko finansial yang lebih kecil dibandingkan kasus di mana hakim memutuskan Google mempertahankan monopoli ilegal dalam pencarian daring, dan di mana jaksa berpendapat perusahaan tersebut harus dipaksa menjual peramban Chrome miliknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.