Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pascabanjir Bandang Tapsel, Dinkes Sumut Salurkan Perlengkapan Darurat

📅 Selasa, 26 Nov 2024, 17:17 WIB | Oleh:
Pascabanjir Bandang Tapsel, Dinkes Sumut Salurkan Perlengkapan Darurat Doc: ANTARA/HO-BPBD Kabupatena Tapanuli Selatan
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan melakukan pembersihan rumah warga pascabanjir bandang.

MEDAN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara menyalurkan perlengkapan darurat yang menjadi kebutuhan warga terdampak banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Tapanuli Selatan pada Jumat (23/11) malam.

"Pascabanjir bandang ini kami telah memberikan perlengkapan untuk masyarakat yang terdampak berupa selimut, perlengkapan mandi, antiseptik dan kebutuhan lainnya," ujar Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinkes Provinsi Sumut Basarin Yunus Tanjung di Medan, Selasa.

Basarin mengatakan untuk bantuan obat-obatan dan tenaga medis masih dilakukan oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan. Karena masih mencukupi untuk bantuan korban yang terdampak banjir bandang tersebut.

"Hanya saja, jika pemerintah setempat meminta bantuan akan diberikan, termasuk di daerah Kabupaten Karo dan Kabupaten Deli Serdang," kata Yunus.

Ia menambahkan, ke depan Dinas Kesehatan Pemprov Sumut maupun pemerintah setempat akan melakukan penyemprotan disinfektan maupun melakukan cek kesehatan kepada warga yang terdampak bencana alam di beberapa daerah tersebut.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan menyebut banjir bandang yang melanda Desa Hurase, Kecamatan Batang Angkola mengakibatkan 1.160 jiwa terdampak.

"Jumlah jiwa tersebut dari sekitar 300 KK," ujar Plt Kepala Pelaksana BPBD Tapsel Mashuri di Sipirok, Senin.

Setelah banjir bandang, pihaknya bersama pemangku kebijakan terkait telah mendirikan dua tenda pengungsian di dua lokasi berbeda. Mashuri mengatakan peristiwa naas tersebut juga melanda tiga desa di dua kecamatan yang memiliki jumlah korban terdampak.

Dia menyebut bahwa peristiwa naas tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia serta 35 orang mengalami luka-luka. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Waoooww….Warga Bandung ak...
Luar Negeri
Gempa Tibet Tewaskan 16 Ora...
Megapolitan
BMKG Peringatkan Hujan Leba...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.