Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Tawuran, Satpol PP DKI Gandeng Warga Lakukan Deteksi Dini

📅 Jumat, 22 Nov 2024, 13:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Tawuran, Satpol PP DKI Gandeng Warga Lakukan Deteksi Dini Doc: ANTARA/Muhammad Adimaja
Ket. Petugas Polres Jakarta Utara mengamankan warga diduga pelaku pengedar narkoba dan tawuran saat penggerebekan di Kelurahan Kalibaru, Cilincing, Jakarta, Kamis (19/10/2023).

JAKARTA - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta bertekad menggandeng warga guna melakukan deteksi ini terhadap segala potensi penyebab tawuran, menyusul maraknya kembali salah satu penyebab terganggunya keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) itu.

"Ini adalah hal-hal yang seharusnya tidak boleh terulang kembali. Oleh karenanya mungkin tindakan tegas nantinya akan bisa dikenakan kepada mereka yang melakukan pelanggaran, khususnya yang tawuran pelaku-pelakunya ini," kata Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Arifin di Jakarta Pusat, Jumat (22/11).

Terlebih, lanjut Arifin, akan lebih baik lagi apabila seluruh pihak termasuk masyarakat bersama-sama melakukan cegah tangkap.

Sebelumnya, tawuran antarwarga Kebon Singkong, Kecamatan Duren Sawit dan Cipinang Jagal, Kecamatan Pulogadung di JalanI Gusti Ngurah Rai, Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Kamis malam (21/11) menyebabkan satu orang tewas. 

Arifin menyebut bahwa tawuran di daerah Klender itu sudah menjadi atensi Satpol PP dan jajarannya.

Arifin mengaku sudah melakukan koordinasi dengan kepolisian dan pemerintah daerah setempat dalam mengamankan hal tersebut.

"Kalau kita bisa mencegah dari sejak awal, bisa mendeteksi dari sejak awal, upaya-upaya bisa dilakukan sehingga tawuran itu tidak terjadi. Nah, ini tentu dukungan dari semua kelompok warga di sana, apakah itu Pak RT, Pak RW," kata Arifin.

Tak hanya itu, tokoh-tokoh agama dan tokoh masyarakat, katanya, seharusnya sudah turun tangan untuk bisa memberikan satu bimbingan untuk anak-anak dan remaja-remaja agar tidak terlibat dalam tawuran-tawuran yang pada akhirnya merugikan diri mereka masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.