Pemerintah Tingkatkan Akses Air Minum Layak
Rabu, 20 Nov 2024, 00:00 WIBJAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berkomitmen meningkatkan akses air minum yang layak dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Salah satunya diwujudkan melalui program National Urban Water Supply Project (NUWSP) yang didanai oleh pinjaman Bank Dunia yang secara signifikan meningkatkan akses air minum layak khususnya di wilayah perkotaan.
âHingga 2023, capaian akses air minum layak telah mencapai 91,72 persen, mendekati target 100 persen pada akhir 2024. NUWSP juga berkontribusi dalam meningkatkan akses air minum perpipaan, yang telah mencapai 19,76 persen pada 2023 dari target 30,45 persen dalam RPJMN 2020-2024,â kata Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti dalam kegiatan Closing Loan NUWSP di Jakarta, Selasa (19/11).
Diana menambahkan selain mencapai target kuantitatif, Kementerian PU juga berkomitmen memenuhi prinsip 4K dalam penyediaan air minum, yaitu kuantitas, kualitas, kontinuitas, dan keterjangkauan. Hal ini sejalan dengan komitmen Indonesia pada Sustainable Development Goals atau SDGs ke-6.
âDalam konteks ini, penyediaan air minum yang aman bukan hanya untuk mencapai target angka, tetapi juga demi kesehatan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia,â tambah Diana.
NUWSP juga mendorong 59 pemerintah daerah untuk memberikan dukungan finansial bagi BUMD Air Minum. Sebanyak 21 daerah telah memanfaatkan pembiayaan non-publik untuk pembangunan infrastruktur air minum, sementara 78 BUMD telah mencapai full cost recovery, mencerminkan keberlanjutan finansial yang semakin kuat.
Wamen Diana menegaskan pemenuhan kebutuhan air minum merupakan tugas bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. âTidak bisa dari kementerian pusat saja karena pengelolaan air dilakukan oleh pemerintah daerah, banyak hal yang harus kita lakukan bersama. Kita harus memanfaatkan air permukaan, jangan air tanah karena bisa menyebabkan land subsidence yang justru bisa menjadi permasalahan lingkungan. Ini harus kita dorong bersama-sama dengan pemerintah daerah, mitra kerja dan stakeholder,â jelasnya.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Bengkulu Kejar Program Imunisasi Sekolah, Targetkan Ribuan Pelajar Dapat Perlindungan Penuh
-
Bantuan Air Bersih untuk Daerah Terdampak Kekeringan
-
Direktur KAI Commuter Minta Maaf atas Gangguan KRL Bogor-Tangerang
-
Berpeluang Menguat Terbatas, 13 Agustus 2026
-
Baznas Salurkan 250 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga di Trenggalek
-
BPBD Pastikan Api Padam Total, Karhutla di OKU Selatan Berhasil Dipadamkan.
-
Modena Jadi Pemimpin Pasar Dispenser, Hadirkan Pilihan Galon Bawah untuk Beragam Kebutuhan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.