Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekda Garut Sebut Program Perhutanan Sosial Upaya Mengentaskan Kemiskinan

📅 Selasa, 19 Nov 2024, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sekda Garut Sebut Program Perhutanan Sosial Upaya Mengentaskan Kemiskinan Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Garut
Ket. Sekda Pemkab Garut Nurdin Yana.

Garut - Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nurdin Yana menyatakan dukungan program pengembangan kawasan terpadu atau Integrated Area Development (IAD) berbasis perhutanan sosial sebagai upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan di Garut, Jawa Barat.

"Dari kegiatan ini adalah pengentasan kemiskinan, kemiskinan kita kan seperti begini, makanya ini bisa menjadikan 'treatment' kepada masyarakat, bisa melibatkan masyarakat," katanya pada Rapat Penyusunan Rencana Aksi Pengembangan Kawasan Terpadu IAD berbasis Perhutanan Sosial di Kantor Cabang Dinas Kehutanan Wilayah V, Garut Kota, Selasa.

Ia menuturkan, program pengembangan perhutanan sosial itu tidak lain tujuannya untuk memberikan banyak manfaat yang akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan.

Masyarakat, kata dia, bisa mendapatkan sumber penghasilan yang tetap dan pasti yang akhirnya kehidupannya bisa lebih sejahtera.

"Masyarakat yang ada di situ yang di lingkungan perhutanan, sehingga jadilah sumber pendapatan mereka, sehingga ada kepastian pendapatan yang konotasinya nanti akan memberikan juga tingkat kesejahteraan mereka," kata Nurdin.

Ia menyampaikan, pentingnya optimalisasi potensi perhutanan sosial di Kabupaten Garut yang luasnya mencapai 74 ribu hektare, sehingga pengelolaan lahan tersebut harus dilakukan secara terintegrasi melalui pendekatan IAD.

Adanya kesempatan itu, kata dia, pihak yang hadir dalam pertemuan tersebut yakni beberapa dinas, dan organisasi masyarakat untuk membuat rencana aksi terhadap pengembangan perhutanan sosial itu.

"Apa yang dilakukan oleh Dinas Pariwisata, apa yang dilakukan Dinas Perindag, kan semua bisa berorientasi untuk kemaslahatan masyarakat, kesejahteraan masyarakat," katanya.

Perwakilan National Coordinator Forest Programme V, Desy Emawati, menyatakan, program tersebut merupakan kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Jerman, untuk di Indonesia diterapkan empat provinsi dan empat kabupaten, salah satunya Garut.

Program itu, kata dia, Pemerintah Jerman membantu Indonesia untuk mendorong pengembangan perhutanan sosial yang bertujuan memberikan akses kelola kepada masyarakat sekitar hutan dengan lima skema yaitu Hutan Desa (HD), Hutan Adat (HA), Hutan Tanaman Rakyat (HTR), Hutan Kemasyarakatan (HKm), dan Pola Kemitraan.

"Kegiatan hari ini adalah salah satunya bagaimana mengembangkan perhutanan sosial itu dengan lintas sektor," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

Parah, Ombudsman RI Temukan Gangguan Layanan BBM di 11 Provinsi

14 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Rupiah Masih Rentan - 14 Oktober 2026
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.