Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dharma Berharap Pembangunan Waduk di Jabar Tidak Ada Praktik Korupsi

📅 Senin, 18 Nov 2024, 01:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dharma Berharap Pembangunan Waduk di Jabar Tidak Ada Praktik Korupsi Doc: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Ket. Pasangan Dharma Pongrekun dan Kun Wardana pada debat ketiga Pilkada DKI, di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/11/2024).

Jakarta - Calon Gubernur Jakarta DKI Jakarta Nomor Urut 2 Dharma Pongrekun berharap pembangunan dua waduk di Kabupaten Bogor Jawa Barat yakni Waduk Sukamahi dan Waduk Ciawi tidak ada praktik korupsi tapi pembangunan ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat.

"Semoga saja pembangunan proyeknya tidak ada korupsi kalau di audit," kata dia saat menanggapi pertanyaan Ridwan Kamil dalam debat Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta 2024 di Jakarta, Minggu.

Ia menegaskan dirinya seorang mantan penyidik dan sangat paham dengan proyek pembangunan.

"Seringkali proyek itu diada-adakan karena di situ ada hitung-hitungannya mulai dari pembelian mesin, pembelian alat dan lainnya," kata dia.

Ia mengatakan semakin banyak proyek maka akan semakin banyak komisi dan semua sama -sama tau apakah proyek itu sungguh-sungguh clean dan clear.

"Jangan sampai hanya proyek saja tapi pemanfaatan tidak baik," kata dia.

Terkait penanganan banjir di Jakarta, Dharma mengatakan saat ini sudah ada dua waduk yakni Waduk Sukamahi dan Waduk Ciawi tapi tidak dimanfaatkan dengan baik.

"Seandainya dimanfaatkan sebagai kolam pipi monyet maka akan berbeda hasilnya," kata dia.

Terkait dengan pertanyaan Ridwan Kamil terkait pembangunan dua waduk ini efektif, Dharma mengaku tidak mudah menilai keberadaan dua waduk ini dapat memberikan faedah karena memang belum dirasakan hingga saat ini karena pengelolaannya belum sesuai peruntukan.

"Seandainya manajemen paham dalam mengelola air supaya air dari banjir kiriman jadi air minum dengan teknologi," kata dia.

KPU DKI Jakarta menggelar debat ketiga sekaligus terakhir pasangan calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilkada DKI 2024 di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Minggu (17/11) malam.

Tema yang diangkat dalam debat pamungkas yakni "Lingkungan Perkotaan dan Perubahan Iklim". Masalah penanganan banjir, penataan permukiman, hingga pengelolaan sampah masuk ruang lingkup atau subtema debat ketiga.

Selain itu, subtema lainnya yakni penurunan emisi dan polusi udara serta transisi energi terbarukan. Selanjutnya ketersediaan air bersih; serta kota layak huni; dan penataan ruang terbuka hijau.

Debat Pilkada DKI 2024 diikuti pasangan calon (paslon) gubernur dan wakil gubernur nomor urut 1 Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), paslon nomor urut 2 Dharma Pongrekun-Kun Wardana (Dharma-Kun) dan paslon nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno (Pram-Doel).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.