Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Semoga Cepat Mereda, Ruas Jalan Larantuka-Maumere Masih Dialihkan Dampak Erupsi

📅 Sabtu, 16 Nov 2024, 21:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Semoga Cepat Mereda, Ruas Jalan Larantuka-Maumere Masih Dialihkan Dampak Erupsi Doc: ANTARA/Gecio Viana
Ket. Kapolres Flores Timur AKBP Nyoman Putra Sandita.

Flores Timur - Kapolres Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) AKBP Nyoman Putra Sandita mengatakan ruas jalan Trans Flores yang menghubungkan Larantuka, Kabupaten Flores Timur dan Maumere, Kabupaten Sikka masih dialihkan, karena dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

"Antisipasi ketika ada erupsi susulan," katanya di Pos Lapangan Lewolaga, Sabtu.

Jalur darat Pulau Flores ini dialihkan sejak awal erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki beberapa waktu lalu. Kendaraan bermotor dialihkan ke jalan pantai utara (Pantura) dan pengalihan jalan di Kabupaten Flores Timur dilakukan di Desa Konga, Kecamatan Titihena, sedangkan pengalihan jalan di Kecamatan Talibura.

"Kami sudah tempatkan personel, baik dari satuan lalu lintas, Sabhara dibantu Brimob dan TNI, kami alihkan lalu lintas di jalan Trans Flores yang melewati sekitar area Gunung Lewotobi Laki-laki, kami tutup baik dari Sikka begitu pun arus dari Larantuka," katanya.

Pengguna jalan maupun warga diminta untuk tidak melewati jalan tersebut guna mengantisipasi jika terjadi erupsi susulan. Pihaknya juga selalu berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, sehingga dapat melakukan antisipasi maupun penanganan jika terjadi erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Berdasarkan keterangan yang dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Gunung Lewotobi Laki-laki yang memiliki tinggi memiliki 1.584 mdpl itu masih berada pada Status Level IV (Awas).

Dalam pengamatan pada pukul 12.00 Wita hingga pukul 18.00 Wita, Gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas sedang tinggi sekitar 200-1000 meter dari puncak.

Sementara itu, berdasarkan pengamatan kegempaan terdapat 15 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3.7-10.5 mm, dan lama gempa 18-71 detik serta satu kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 10.5 mm, S-P 1.9 detik dan lama gempa 21 detik.

Masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki dan pengunjung atau wisatawan diimbau tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, serta sektoral 9 km pada arah Barat Daya-Barat Laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.