Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT KAI Daop 2 Bandung Fokus pada 73 Daerah Pemantauan Khusus Hadapi Musim Hujan

📅 Jumat, 15 Nov 2024, 00:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
PT KAI Daop 2 Bandung Fokus pada 73 Daerah Pemantauan Khusus Hadapi Musim Hujan Doc: ANTARA/HO Daop 2 Bandung
Ket. Petugas merekayasa kontur di jalur kereta di Daop 2 Bandung, Jawa Barat.

Bandung - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung fokus pada 73 titik daerah pemantauan khusus (dapsus) sebagai antisipasi menghadapi musim penghujan tinggi dan terus-menerus yang dapat membuat Jalur KA terendam atau amblas,

Executive Vice Presiden KAI Daop 2 Bandung Dicky Eka Priandana, di Bandung, Kamis, mengatakan 73 titik dapsus tersebut hasil dari pemetaan oleh pihaknya pada daerah yang berpotensi banjir, longsor, jembatan dan kontur tanah labil maupun ambles.

Mengingat intensitas hujan yang meningkat di beberapa hari terakhir, kami melakukan upaya-upaya pencegahan potensi gangguan perjalanan KA, kata Dicky pula.

"Jumlah perjalanan 164 KA di Wilayah Daop 2 Bandung, dengan rincian KA Commuter Line Bandung Raya sebanyak 46 KA; KA Walahar sebanyak 10 KA; KA Siliwangi 6, dan KA Feeder KCJB sebanyak 54, dan kami melakukan upaya-upaya pencegahan potensi gangguan perjalanan KA," kata Dicky lagi.

Sebanyak 73 titik pemantauan tersebut tersebar di sejumlah titik sepanjang jalur KA di daerah operasionalnya.

Untuk yang berpotensi tanah labil meliputi:

1. KM 98+100 s.d 98+200 antara Stasiun Cibungur-Purwakarta.

2. KM 110+200 s.d 112+700 antara Stasiun Ciganea-Sukatani.

3. KM 123+400 s.d 127+500 antara Stasiun Ciganea-Sukatani.

4. KM 147+300 s.d 149+600 antara Stasiun Sukatani-Cilame.

5. KM 144+500 s.d 144+600 antara Stasiun Padalarang-Cimahi.

6. KM 73+900 s.d 74+100 antara Stasiun Lampegan-Cibeber.

7. KM 76+500 s.d 77+300 antara Stasiun Lampegan-Cibeber.

8. KM 86+200 s.d 86+400 antara Stasiun Cibeber-Cianjur.

9. KM 115+500 s.d 115+600 antara Stasiun Cipeuyeum-Cipatat.

10. KM 105+900 s.d 106+000 antara Stasiun Cianjur-Ciranjang.

11. KM 105+900/000 antara Stasiun Cianjur-Ciranjang.

12. KM 0+400/500 antara Stasiun Cibatu-Pasirjengkol.

13. KM 205+400/500 antara Stasiun Leles-Karangsari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.