Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD: Sejumlah Desa di Banyumas Masih Terdampak Keringan

📅 Kamis, 14 Nov 2024, 10:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD: Sejumlah Desa di Banyumas Masih Terdampak Keringan Doc: ANTARA/HO-BPBD Banyumas
Ket. Arsip foto - Warga Desa Notog, Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (5/10/2024), mengambil bantuan air bersih yang didistribusikan oleh petugas BPBD Kabupaten Banyumas.

PURWOKERTO - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas, Jawa Tengah, Budi Nugroho mengatakan sejumlah desa di kabupaten itu masih terdampak kekeringan, meskipun secara umum wilayah itu telah memasuki musim hujan.

"Hujan yang sering terjadi dalam beberapa hari terakhir tidak bisa langsung menyerap menjadi air tanah, sehingga masih ada beberapa desa yang terdampak kekeringan," katanya di Purwokerto, Banyumas, Kamis (14/11).

Menurut dia, desa-desa yang masih terdampak kekeringan itu tersebar di beberapa kecamatan yang berada di wilayah selatan Kabupaten Banyumas, seperti Patikraja, Wangon, dan Gumelar.

Oleh karena itu, pihaknya pada hari Rabu (13/11) masih menyalurkan bantuan air bersih untuk warga terdampak kekeringan di enam desa yakni Pegalongan dan Karanganyar (Kecamatan Patikraja), Kediri (Karanglewas), Pengadegan (Wangon), Paningkaban (Gumelar), serta Panusupan (Cilongok).

"Total bantuan air bersih yang kami salurkan pada hari Rabu (13/11) mencapai 45.000 liter," katanya.

Dengan demikian pihaknya hingga saat ini telah menyalurkan bantuan air bersih yang bersumber dari APBD Kabupaten Banyumas Tahun 2024 sebanyak 803 tangki yang setara dengan 3.871.000 liter.

Selain itu penyaluran bantuan air bersih juga dilakukan oleh PMI Kabupaten Banyumas sebanyak 230 tangki yang setara dengan 1.160.000 liter, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy sebanyak 70 tangki yang setara dengan 355.000 liter, BBWS Serayu Opak sebanyak 185 tangki yang setara dengan 939.000 liter, dan organisasi kemasyarakatan maupun dunia usaha sebanyak 125 tangki yang setara dengan 594.000 liter.

"Total bantuan air bersih yang disalurkan untuk warga terdampak kekeringan di Banyumas hingga saat ini mencapai 1.413 tangki yang setara dengan 6.919.000 liter," katanya.

Ia mengatakan bantuan air bersih tersebut telah diterima oleh 18.132 keluarga terdampak kekeringan di 65 desa, 18 kecamatan," katanya.

Menurut dia, bantuan air bersih tersebut juga disalurkan untuk Kantor Kecamatan Lumbir, RSUD Banyumas, SMK Negeri 1 Lumbir, dan Pondok Pesantren Nurussa'adah.

"Kami masih siagakan bantuan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan, meskipun saat sekarang telah memasuki musim hujan," kata Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.