Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Milenial Harus Perkuat Pertanian IKN

📅 Rabu, 13 Nov 2024, 03:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Petani Milenial Harus Perkuat Pertanian IKN Doc: ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan
Ket. Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur Muhammad Bijak Ilhamdani

KALIMANTAN TIMUR- Anggota DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Bijak Ilhamdani menekankan akan pentingnya peran petani milenial agar sektor pertanian di daerah Benuo Taka semakin kuat demi menunjang kedaulatan pangan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Agar sektor pertanian kuat diperlukan petani milenial atau anak muda, saat ini masyarakat yang menggeluti pertanian rata-rata sudah berusia 40-55 tahun,” ujar Muhammad Bijak Ilhamdani di Penajam, ­Selasa (12/11).

Sektor pertanian, peternakan, dan perikanan belum kuat amat berpengaruh terhadap kedaulatan pangan yang menyebabkan ketergantungan Kabupaten Penajam mendatangkan kebutuhan pangan dari luar daerah.

DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara bersama pemerintah kabupaten setempat berupaya memperbaiki tata kelola sektor pertanian, peternakan dan perikanan, serta terus berusaha menarik minat generasi muda terjun dalam sektor pertanian, peternakan dan perikanan untuk menciptakan kedaulatan pangan.

Sebagian kebutuhan pangan Kabupaten Penajam Paser Utara masih didatangkan dari luar daerah, jelas dia, seperti ayam potong dari Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, serta sayuran dan beras dari Sulawesi Selatan.

“Produksi pertanian, peternakan dan perikanan lokal belum dapat penuhi semua kebutuhan pangan masyarakat,” tambahnya.

Sehingga, lanjut dia, generasi muda atau milenial sangat penting berperan aktif di sektor pertanian sebagai pendukung perputaran ekonomi Kabupaten Penajam Paser Utara melalui bidang pangan.

Apabila tidak ada generasi muda menggantikan para petani yang usianya sudah menua, maka Kabupaten Penajam Paser Utara bakal terus bergantung pada pangan dari luar daerah.

Semangat anak muda untuk bertani sangat dibutuhkan, kata dia, apalagi Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi penyangga pangan Ibu Kota Nusantara.

Kabupaten Penajam Paser Utara bisa menghasilkan produksi pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan Kota Nusantara karena potensi pertanian, perikanan dan peternakan cukup besar.

“Anak muda harus ikut mengelola pertanian, perikanan dan peternakan agar produksi bisa melimpah, serta yang penting juga ada kolaborasi antara pemerintah kabupaten, pelaku industri dan generasi muda,” demikian Muhammad Bijak Ilhamdani.

Sementara itu, Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Disbun Kaltim) memantapkan penyusunan peta jalan pada area nilai konservasi tinggi (ANKT) demi mewujudkan pembangunan berkelanjutan, sekaligus untuk melestarikan lingkungan.

“Sejak kebijakan ANKT dimulai pada 2016 dan komitmen yang dijalankan berkesinambungan, Kaltim telah meraih berbagai manfaat, baik manfaat dari sisi kelestarian alam maupun finansial,” ujar Kepala Disbun Kaltim Ence Achmad Rafiddin Rizal di Samarinda, beberapa hari lalu.

Manfaat secara finansial tersebut antara lain penghargaan senilai 110 juta dollar AS dari program Forest Carbon Partnership Facility Carbon Fund (FCPF-CF) periode 2019-2024, termasuk alokasi Dana Bagi Hasil Kelapa Sawit pada 2024 sebesar 182,65 miliar rupiah. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gempa Bumi M6.1 Guncang Sum...
Advertisement
Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 Telah Terjual Lebih dari 55 Ribu Kursi

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.