Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Malang optimalkan perekaman e-KTP bagi pemilih pemula

📅 Rabu, 13 Nov 2024, 16:40 WIB | Oleh:
Pemkot Malang optimalkan perekaman e-KTP bagi pemilih pemula Doc: ANTARA/Ananto Pradana
Ket. Arsip. Petugas Dispendukcapil Kota Malang melayani pemohon yang mengajukan pengurusan administrasi kependudukan pada GISA yang diselenggarakan di gedung DPRD setempat, Minggu (3/11).

Malang Raya -- Pemerintah Kota Malang Kota Malang, Jawa Timur mengoptimalkan layanan perekaman KTP elektronik atau e-KTP bagi pemilih pemula di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 melalui upaya jemput bola.

1731490638_c0ea342344d71007412c.jpgArsip. Petugas Dispendukcapil Kota Malang melayani pemohon yang mengajukan pengurusan administrasi kependudukan pada GISA yang diselenggarakan di gedung DPRD setempat, Minggu (3/11). 

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) dan Pemanfaatan Data Dinas Kependudukan dan Pencatat Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang M. Wahyu Hidayat, Rabu, mengatakan layanan perekaman e-KTP bisa diakses, salah satunya di Mal Pelayanan Publik (MPP), di Jalan Merdeka Timur.

"Kami membuka agenda perekaman KTP elektronik di MPP, pada Sabtu dan Minggu sebagai upaya jemput bola," kata Wahyu.

Jadwal perekaman KTP elektronik sudah dilakukan pada 9-10 November 2024. Kemudian juga pada 16-17 November 2024.

Para pemilih pemula yang hendak melaksanakan perekaman harus terlebih dahulu mempersiapkan dokumen persyaratan berupa foto kopi kartu keluarga dan akta kelahiran.

Selain di MPP, pelayanan perekaman KTP elektronik bisa dilaksanakan di kantor Dispendukcapil Kota Malang.

Selain itu, pihaknya juga melaksanakan langkah serupa dengan mendatangi langsung sekolah menengah atas, termasuk juga menyelenggarakan even tertentu.

Wahyu tak memungkiri bahwa upaya pemenuhan target ini turut menghadapi kendala, salah satunya karena sering berbenturan dengan jadwal kegiatan pelajar.

"Kalau dari siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) punya jadwal praktik kerja lapangan, makanya kami akomodasi di Sabtu sampai Minggu," ucapnya.

Ditanya soal jumlah pemilih pemula yang sudah melakukan perekaman, Wahyu menyebut berdasarkan data terakhir pada 8 November 2024, angkanya mencapai 3.355 orang dari target keseluruhan sebanyak 5.554 orang.

"Dari cut off tanggal 8 November kami kurang 2.199 orang," ujarnya.

Proses perekaman e-KTP bagi kategori pemilih pemula akan dibuka hingga hari H pelaksanaan tahapan pemungutan suara atau pada 27 November 2024.

"Kami usahakan supaya bisa tercapai untuk perekamannya," tutur Wahyu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.