Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Minta Putin Cegah Eskalasi Konflik di Ukraina

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 00:55 WIB | Oleh:
Trump Minta Putin Cegah Eskalasi Konflik di Ukraina Doc: Elijah Nouvelage dan Alexander NEMENOV /AFP
Ket. Presiden terpilih AS, Donald Trump

MOSKWA – Presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump meminta Presiden Russia, Vladimir Putin, untuk mencegah eskalasi konflik di Ukraina. Pembicaraan telepon antara Trump dan Putin itu dilakukan pada hari Kamis (7/11), menurut laporan Washington Post yang mengutip sejumlah sumber.

Surat kabar Amerika itu menyebut Trump berminat untuk berkomunikasi lebih lanjut dengan Putin guna membahas penyelesaian konflik Ukraina secepatnya. Seperti dikutip dari Antara, Trump secara pribadi mengisyaratkan ia akan mendukung kesepakatan perdamaian, yang di dalamnya Russia akan mempertahankan beberapa wilayah. Jika dikonfirmasi, pembicaraan melalui telepon tersebut merupakan percakapan pertama antara kedua pemimpin sejak Trump memenangi Pemilu Presiden AS pada 5 November.

Sebelumnya, Wall Street Journal melaporkan dengan mengutip sejumlah sumber bahwa tim Trump diduga mengusulkan pembekuan konflik di Ukraina serta pembentukan zona demiliterisasi di sepanjang garis depan.

Trump juga disebut akan menjanjikan pasokan senjata baru sebagai imbalan atas janji pemerintah Ukraina untuk tidak bergabung dengan NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) untuk sementara waktu. Wall Street Journal tidak menyebutkan secara pasti siapa yang akan menjaga keamanan di zona demiliterisasi tersebut, tetapi menurut salah satu sumber, mungkin bukan militer AS atau pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Penyelesaian Konflik

Pada Juni, Presiden Putin mengajukan inisiatif untuk penyelesaian konflik di Ukraina secara damai. Putin menggambarkan Moskwa segera menghentikan serangan dan menyatakan kesiapan untuk berunding setelah pasukan Ukraina ditarik dari wilayahwilayah baru Russia.

 Selain itu, pemimpin Russia tersebut menegaskan Kiev harus menyatakan tidak berniat untuk bergabung dengan NATO, juga harus melakukan demiliterisasi, memberantas ideologi Nazi, serta memiliki netral, nonblok, dan nonnuklir.

Putin juga menyebut pencabutan sanksi terhadap Russia dalam konteks tersebut. Sebelumnya, Putin mengucapkan selamat kepada Trump yang terpilih kembali sebagai Presiden AS dan menyampaikan bahwa Russia siap untuk melanjutkan kontak dengannya. “Saya ingin mengambil kesempatan ini untuk mengucapkan selamat kepadanya [Trump] karena terpilih kembali sebagai Presiden Amerika Serikat,” kata Putin.

Putin menuturkan keinginan Trump untuk memulihkan hubungan dengan Russia guna membantu menyelesaikan krisis Ukraina, layak setidaknya mendapat perhatian dan Russia siap untuk melanjutkan kontak dengan Trump. “Saya sudah mengatakan kami akan bekerja dengan siapa pun pemimpin negara yang dipilih oleh rakyat AS. Ini akan terjadi dalam praktiknya,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.