Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Rem Blong Truk Bermuatan Berat Diduga Picu Tabrakan Beruntun di Cipularang

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 03:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Rem Blong Truk Bermuatan Berat Diduga Picu Tabrakan Beruntun di Cipularang Doc: ANTARA/HO

JAKARTA - Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen Pol Akhmad Wiyagus mengungkapkan 19 unit kendaraan terlibat kecelakaan di KM 92B Tol Cipularang, Kabupaten Purwakarta, Jabar, Senin (11/11) sore, dan satu orang dinyatakan korban meninggal dunia dan delapan orang mengalami luka-luka. Penyebab kecelakaan diduga akibat truk bermuatan berat mengalami rem blong.

Dia mengatakan Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Barat sudah mengecek ke lokasi kecelakaan. Selain satu orang korban meninggal dunia, dia mengatakan ada delapan orang korban mengalami luka-luka. “Jumlah korban satu meninggal dunia, kemudian delapan luka, tapi nanti terus akan dicek,” kata Akhmad Wiyagus usai mengikuti rapat kerja Polri dengan Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin petang.

Setelah mengikuti rapat di DPR RI, dia mengaku akan langsung berangkat menuju lokasi kecelakaan untuk mengecek secara langsung kondisi lokasi. Adapun lokasi itu memang merupakan wilayah rawan.

1731332378_cba8583f9245a0b1875e.jpeg

Tangkapan layar kecelakaan beruntun di Tol Cipularang Kilometer 92, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Senin (11/11).

Sebelumnya, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mengungkapkan tabrakan beruntun di Tol Cipularang Kilometer 92, Kabupaten Purwakarta diduga dipicu truk bermuatan berat yang mengalami rem blong sehingga menabrak lebih dari lima kendaraan di depannya. Kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. “Rem blong karena bermuatan cukup banyak, cukup berat, sehingga menabrak kendaraan yang ada di depannya,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Jules Abraham Abast di Bandung.

Kombes Jules mengatakan bahwa Polda Jabar telah menurunkan sekitar 10 personel untuk melakukan penanganan di lokasi kejadian. Mereka terdiri atas petugas Korlantas Polri, PJR Polda Jabar, dan personel Satlantas Purwakarta. “Ada 10 personel yang sudah kami kerahkan untuk membantu evakuasi korban maupun kendaraan yang terlibat,” kata dia.

Untuk mengurangi kemacetan yang terjadi di sekitar lokasi kecelakaan, Polda Jabar melakukan rekayasa lalu lintas dengan mengalihkan kendaraan keluar di Exit Tol Cikamuning. “Kendaraan diarahkan melalui jalur arteri di Purwakarta, kemudian memasuki kembali tol melalui Pintu Tol Sadang,” katanya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.