Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Diberikan “Trauma Healing”

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 13:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Diberikan “Trauma Healing” Doc: antarafoto
Ket. Trauma healing bagi korban.

JAKARTA - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Polisi Aan Suhanan mengatakan pihak kepolisian telah memberikan bantuan trauma healing atau penyembuhan trauma kepada korban kecelakaan beruntun di Tol Cipularang KM 92, Jawa Barat (Jabar), Senin (11/11).

"Polres Purwakarta sudah mengirimkan psikolog untuk melakukan trauma healing," kata Aan kepada awak media yang dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (12/11).

Kakorlantas mengungkapkan bahwa jumlah korban dalam peristiwa kecelakaan di Tol Cipularang adalah satu orang meninggal dunia dan 27 orang mengalami luka-luka.

Korban luka-luka saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Abdul Rojak, Purwakarta.

Puluhan korban luka-luka tersebut telah diberikan trauma healing sebagai upaya memulihkan para korban. Terlebih ada korban yang masih di bawah umur.

"Trauma healing ini sebagai upaya memulihkan para korban ini sehingga traumanya tidak berkepanjangan," ucapnya.

Salah satu korban yang mengalami trauma adalah sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Lantaran masih mengalami trauma, polisi hingga kini belum memeriksa sopir truk tersebut.

"Sementara belum (diperiksa, red). Tadi masih trauma, mungkin masih istirahat. Jadi, kita tunggu kondisinya kembali sehat agar memungkinkan untuk diperiksa," ucapnya.

Kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk dan 17 kendaraan roda empat terjadi pada Senin (11/11) sore di Tol Cipularang KM 92 dari arah Bandung menuju Jakarta.

Aan mengatakan dari pengamatan awal, polisi menemukan fakta bahwa truk yang menyeruduk 17 mobil itu berada di gigi tinggi saat kecelakaan terjadi.

"Kami ke tempat kejadian perkara (TKP). Di situ, turunan lebih kurang 5 kilometer sampai TKP. Kemudian didapatkan fakta bahwa untuk posisi persneling ada di gigi empat. Artinya ini gigi tinggi, sementara di situ (jalan, red) turunan," jelasnya.

Saat ini, pihak Korlantas Polri sedang menyelidiki penyebab kecelakaan dengan melakukan olah TKP yang telah dimulai pada Selasa pagi pukul 07.10 WIB.

"Penyebabnya masih kami selidiki. Bisa faktor manusia, bisa faktor kendaraan itu sendiri, bisa faktor jalan maupun cuaca. Ini semua akan kami selidiki," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.