Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Berkoordinasi dengan Daerah Penyangga untuk Antisipasi Banjir

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 17:38 WIB | Oleh:
DKI Berkoordinasi dengan Daerah Penyangga untuk Antisipasi Banjir Doc: ANTARA/Alif Bintang
Ket. Dua warga berjalan melewati banjir di perumahan Bukit Pamulang Indah, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Senin (11/11).

JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Sumber Daya Air (SDA) telah berkoordinasi dengan daerah penyangga untuk memetakan lokasi banjir sebagai strategi untuk mengantisipasi bencana dan mempercepat penanganan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji dalam keterangan tertulisnya, Selasa, mengatakan telah menjalin komunikasi yang erat dengan daerah penyangga seperti Bogor dan Depok dalam upaya mitigasi banjir, khususnya terkait pengelolaan sungai Ciliwung.

“Langkah ini diambil untuk meningkatkan koordinasi dan kolaborasi dalam menghadapi potensi bencana banjir yang dapat mempengaruhi wilayah Jakarta dan sekitar,” kata Isnawa.

Isnawa menjelaskan kawasan bantaran sungai Ciliwung merupakan salah satu zona rawan banjir di Jakarta.

Untuk mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kesadaran masyarakat, Pemprov DKI Jakarta pun meluncurkan program sosialisasi seperti membagikan informasi cuaca dan banjir, menyiagakan petugas penanggulangan bencana, memberikan edukasi masyarakat, serta partisipasi masyarakat.

“Dengan program sosialisasi ini, Pemprov DKI Jakarta berupaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang risiko banjir dan pentingnya partisipasi aktif dalam mitigasi bencana,” kata Isnawa.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan koordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk melaksanakan operasi modifikasi cuaca sebagai salah satu solusi strategis dalam penanganan banjir.

Isnawa menjelaskan langkah tersebut diambil mengingat potensi curah hujan yang tinggi dan risiko banjir yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.

Termasuk juga mengecek kesiapan jajaran dalam menghadapi bencana pada tahun ini, kata Isnawa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.