Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Aksi Kriminalisasi di Sekolah, Pentingnya Bangun Hubungan Baik Guru, Orang Tua, dan Siswa

📅 Selasa, 12 Nov 2024, 03:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Aksi Kriminalisasi di Sekolah, Pentingnya Bangun Hubungan Baik Guru, Orang Tua, dan Siswa Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Sejumlah guru beri dukungan ke guru honorer SDN 4 Baito, Supriyani yang menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Andoolo, Konawe Selatan, Kamis (24/10/2024).

Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memandang pentingnya membangun hubungan yang baik antara guru, orang tua, dan siswa untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif dan aman bagi siswa.

"Kolaborasi dengan orang tua siswa. Membangun hubungan yang baik antara guru, orang tua, dan siswa sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang positif dan aman," kata anggota KPAI Bidang Pendidikan, Waktu Luang, Budaya, dan Agama Aris Adi Leksono, saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Hal ini dikatakannya menanggapi situasi di lingkungan pendidikan yang mengarah pada pandangan kriminalisasi guru atas tindakan pendidikan dengan kekerasan yang bertentangan dengan UU Perlindungan Anak.

Menurut dia, upaya untuk mendidik tanpa kekerasan dan memahami konteks hukum sangat penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung perkembangan anak secara holistik.

"Batasan penerapan UU Perlindungan Anak dalam mendidik dan mendisiplinkan anak memerlukan pemahaman yang jelas agar guru dapat menjalankan fungsinya tanpa menghadapi masalah hukum," katanya.

Aris Adi Leksono mengatakan terdapat sejumlah poin penting mengenai batasan penerapan UU Perlindungan Anak dalam mendidik dan mendisiplinkan anak, diantaranya pendekatan disiplin harus menghindari kekerasan dan bersifat mendidik, pendisiplinan harus berfokus pada pengembangan karakter dan perilaku yang baik, termasuk memberikan konsekuensi yang mendidik.

Kemudian guru mengedepankan dialog dengan anak ketika mendisiplinkan dan memahami kondisi setiap anak secara individu.

"Penggunaan komunikasi yang efektif dapat menghindari kesalahpahaman," kata Aris Adi Leksono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

20 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.