Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Trenggalek intensifkan patroli pulau terluar cegah TPPO

📅 Minggu, 10 Nov 2024, 22:47 WIB | Oleh:
Polres Trenggalek intensifkan patroli pulau terluar cegah TPPO Doc: ANTARA/HO - Polres Trenggalek
Ket. Petugas saat melakukan patroli laut di perairan pasifik atau Samudera Hindia di selatan Jawa.

Trenggalek, Jatim - Kepolisian Resor (Polres) Trenggalek, Jawa Timur mengintensifkan patroli di kawasan pulau terluar di Samudera Hindia untuk mengantisipasi berbagai kejahatan kelautan, termasuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO), penyeludupan, dan pencurian ikan.

Patroli ini sejalan dengan program Asta Cita Presiden RI yang menitikberatkan penanganan kejahatan maritim, kata Kapolsek Watulimo, Iptu Muri di Trenggalek, Minggu.

Ia menjelaskan bahwa patroli dilakukan bersama Satpolairud dan Posmat TNI AL Watulimo, menggunakan perahu nelayan besar untuk menyusuri Pulau Sekel dan Panehan.

"Patroli ini merupakan bentuk keseriusan kami menangkal kejahatan laut dan TPPO, sekaligus menjaga perairan yang rentan dari berbagai praktik ilegal," kata Iptu Muri.

Pulau Sekel dan Pulau Panehan berada di perairan Samudera Hindia, dengan Pulau Sekel berada di 080 24' 350" LS dan 1110 42' 547" BT, sementara Pulau Panehan terletak pada 080 22' 17" LS dan 1110 30' 41" BT.

Pulau Sekel seluas 300 meter persegi berbatasan dengan Australia, sementara Pulau Panehan yang seluas 0,0535 km² terletak di selatan Desa Munjungan dan Singgihan, dan dikelilingi pulau-pulau kecil seperti Pulau Prenjana dan Kalungan.

Pulau Panehan sendiri tidak berpenghuni, namun terdapat dua petugas jaga untuk mengoperasikan lampu suar.

"Kondisi geografis dan minimnya aktivitas di pulau ini menjadikannya rawan bagi tindak pidana kelautan," imbuhnya.

Polres Trenggalek mengajak semua pihak untuk terlibat menjaga keamanan kawasan ini guna meminimalisasi potensi kejahatan.

"Dengan menjaga bersama-sama, kita bisa mengamankan wilayah perairan ini dari berbagai ancaman," pungkas Iptu Muri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.