Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Melalui Re-Distribusi Makanan Bagi Anak Sekolah, Peluncuran Uji Coba Penyelamatan Pangan Dilakukan di Bali

📅 Jumat, 08 Nov 2024, 11:30 WIB | Oleh:
Melalui Re-Distribusi Makanan Bagi Anak Sekolah, Peluncuran Uji Coba Penyelamatan Pangan Dilakukan di Bali Doc: Dok. Pribadi
Ket. Kegiatan Peluncuran Uji Coba Penyelamatan Pangan di Bali

JAKARTA - Bali terpilih sebagai lokasi uji coba penyelamatan pangan, sebuah langkah konkret dalam mengatasi ketahanan pangan dan gizi di Indonesia, sekaligus mengurangi pemborosan pangan.

Uji coba ini diinisiasi oleh Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pusat Inovasi Kesehatan (PIKAT), dan Scholars of Sustenance Indonesia (SOS) Bali. 

Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, Nita
Yulianis mengatakan bahwa
sekitar 40% sampah di tempat pembuangan akhir adalah sampah organik yang berasal dari pemborosan pangan. 

“Uji coba sangat diapresiasi untuk dapat mewujudkan ketahanan pangan
melalui pemanfaatan pangan yang lebih efisien,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (8/11).

Ketua Pusat Inovasi Kesehatan, Prof. Pande Putu menyampaikan bahwa pendekatan riset dalam konteks ini masih tergolong baru dan penting untuk dikembangkan. Riset dalam program ini bertujuan mengidentifikasi titik kritis pada proses pengumpulan, pengolahan, dan distribusi surplus pangan. 

"Melalui pemetaan kritis ini, kami berharap dapat menyusun rekomendasi yang lebih baik terkait kualitas pangan dan regulasi pendukung. Pendekatan ini unik karena menekankan penelitian komprehensif untuk mengevaluasi setiap tahap agar hasilnya lebih tepat sasaran," ujarnya. 

Prof. Pande juga mengapresiasi dukungan dari GAIN Indonesia, Bapanas, Kemenkes, dan OPD Bali dalam mewujudkan model redistribusi pangan yang efektif.

Sedangkan Country Director GAIN Indonesia, dr. Agnes A. Mallipu menggarisbawahi bahwa peluncuran uji coba ini adalah contoh nyata kolaborasi. 

“Ini adalah langkah konkrit memperkuat ketahanan pangan sambil menjaga keberlanjutan lingkungan. Bali, sebagai wilayah pariwisata dengan surplus pangan, memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan lokal,” katanya.

Terakhir, Dan Hera Nurlita dari Direktorat Gizi dan KIA Kementerian Kesehatan RI, menekankan bahwa mekanisme redistribusi pangan dapat menjadi solusi efektif untuk meningkatkan akses terhadap pangan bergizi, sekaligus memperkenalkan cara konsumsi yang sehat.

Seperti yang diketahui bahwa lokasi Pilot Project di SDN 2 Besakih, Kabupaten Karangasem Uji coba akan dilaksanakan di SDN 2 Besakih, Kabupaten Karangasem, Bali, pada bulan November hingga Desember 2024. 

Sekolah ini akan menjadii contoh penerapan model redistribusi pangan berkelanjutan untuk mendukung gizi anak sekolah. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Aksi Jual Pasar Teknologi M...

Wabah Ebola di Kongo Telah Tewaskan 4.381 Jiwa

20 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola di Kongo Telah ...

BMKG Prediksi El Nino akan Bertahan hingga Awal 2027

25 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
BMKG Prediksi El Nino akan ...
Advertisement
Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

Penumpang LRT Sumsel Diimbau Kenakan Masker

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.