Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Deteksi Dini Kesehatan Remaja, Skrining Digelar di SMAN 68 Jakarta

📅 Jumat, 08 Nov 2024, 11:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Deteksi Dini Kesehatan Remaja, Skrining Digelar di SMAN 68 Jakarta Doc: Istimewa
Ket. Kegiatan “Skrining Kesehatan Gizi dan Anak Remaja” (SEGAR) diselenggarakan di SMAN 68 Jakarta pada Kamis (7/11).

JAKARTA – DKH Hospitals Group berkomitmen mendukung kesehatan remaja melalui partisipasi dalam kegiatan “Skrining Kesehatan Gizi dan Anak Remaja” (SEGAR) yang diselenggarakan Paguyuban Alumni SMAN 68 Jakarta (PAS68) pada Kamis (7/11).

Kegiatan ini digelar untuk mendeteksi dini potensi masalah kesehatan di kalangan siswa SMAN 68 Jakarta, seperti kekurangan gizi, kelebihan gizi, kekurangan mikronutrien, serta skrining penyakit tuberkulosis (TBC).

Kegiatan SEGAR di SMAN 68 Jakarta merupakan langkah nyata dalam membangun generasi muda yang sehat dan produktif. Dengan sinergi antara sektor pendidikan, kesehatan, dan komunitas alumni program ini diharapkan dapat memberi dampak positif signifikan bagi para siswa dan masyarakat secara luas.

Sebagai bagian dari program tersebut, DKH Hospitals Group berperan penting dalam melakukan pemeriksaan kesehatan dan skrining giziterhadap siswa siswi di SMA Negeri 68 Jakarta.Program ini dipimpin oleh ketua PAS68 sekaligus Chief of Program yaitu Iqbal Rahim Wilis, dibantu oleh Hamdi Prakarsa sebagai Program Director, Retno Artsanti sebagai Advisory Committee dan seluruh pengurus aktif PAS68.

“Kami bangga dapat berkontribusi dalam program SEGAR ini, yang sejalan dengan visi kami untuk mewujudkan Indonesia Sehat dan meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda. DKH Hospitals Group berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif-inisiatif serupa di masa depan,” ujar Satria M. Wilis, Direktur Utama DKH Hospitals Group.

Paguyuban Alumni SMAN 68 Jakarta (PAS68) adalah organisasi berbadan hukum yang aktif mendukung berbagai program sosial dan pendidikan. Melalui kegiatan ini, PAS68 berupaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan di kalangan siswa dan mendorong pembentukan kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Untuk memastikan keberlanjutan program skrining kesehatan ini, PAS68 telah menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Sjaiful Suarti Wilis (SSW). Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas cakupan program dan membawa manfaat yang lebih luas bagi siswa di sekolah-sekolah lain di Jakarta.

“Harapan kami, program ini dapat menjadi model bagi alumni dan sekolah lain di Jakarta untuk mengadopsi pendekatan yang proaktif dalam menjaga kesehatan siswa. Dengan dukungan dari berbagai pihak kami optimis program Sekolah Sehat ini dapat berkelanjutan,” ungkap Iqbal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.