BPBD Karawang Minta Masyarakat Waspada Bencana Hidrometeorologi Basah
Kamis, 07 Nov 2024, 22:19 WIBBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Jawa Barat meminta masyarakat mewaspadai bencana hidrometeorologi basah menjelang musim hujan yang diprediksi berlangsung pada November 2024 hingga awal 2025.
Kepala Pelaksana BPBD Karawang Mahpudin di Karawang, Kamis, mengatakan bencana hidrometeorologi basah terjadi akibat cuaca ekstrem, seperti hujan deras yang melebihi normal.
"Jenis bencana hidrometeorologi ini sering terjadi pada periode musim hujan," katanya.
Kelompok bencana hidrometeorologi basah, di antaranya banjir, tanah longsor, puting beliung, dan tanah bergerak.
Selain itu, BPBD Karawang mengantisipasi abrasi dan gelombang ekstrem yang berpotensi terjadi di wilayah pesisir utara daerah itu.
Pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, seperti TNI-Polri dan Basarnas, untuk meminimalisasi dampak bencana hidrometeorologi basah.
Menurut dia, masyarakat harus waspada menjelang perubahan cuaca dan prediksi curah hujan ekstrem dalam beberapa bulan ke depan.
Namun, Mahpudin juga meminta masyarakat tetap tenang.
"Waspada perlu, tapi tetap tenang," katanya.
Ia menyampaikan bahwa di Karawang, terdapat tiga sungai yang berpotensi meluap karena curah hujan tinggi, yakni Sungai Citarum, Sungai Cibeet, dan Sungai Cilamaya.
"Jadi khusus masyarakat yang tempat tinggalnya berada di sekitar sungai diminta harus lebih waspada dan melakukan antisipasi jika curah hujan tinggi," kata dia.
Selain bencana banjir, BPBD Karawang juga memetakan beberapa wilayah rawan longsor dan tanah bergerak, di antaranya Kecamatan Ciampel dan Tegalwaru. Untuk wilayah pesisir laut juga harus mewaspadai abrasi dan gelombang ekstrem.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Ones
Berita Terkait:
-
Temuan Barang di KMP Virgo Transport 8
-
Selat Hormuz Terganggu, Dunia Hadapi Krisis Pupuk dan Energi: Bagaimana Indonesia?
-
Kronologi Kecelakaan Maut di Cengkareng: Tukang Becak Motor Tabrak Pemotor, Dilarikan ke Puskesmas Tapi Tewas!
-
Pameran Andrei Stenin 2025 di AHC Tampilkan 19 Foto Tunggal dan 12 Foto Seri
-
Minyak Belum Jinak, Rupiah Hari Ini Makin Rentan Melemah
-
Florikultura RI Makin Berbunga-bunga, Ekspor 2026 Tembus Rp3,51 Triliun
-
Joshua Zirkzee Jadi Penentu Kemenangan Belanda atas Serbia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.