Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Harris-Trump Terus Kampanye saat 75 Juta Warga Telah Mencoblos

📅 Selasa, 05 Nov 2024, 00:42 WIB | Oleh:
Harris-Trump Terus Kampanye saat 75 Juta Warga Telah Mencoblos Doc: AFP
Ket. Calon presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump dan Calon presiden AS dari Partai Demokrat, Kamala Harris.

WASHINGTON – Calon presiden (capres) dari Partai Republik, Donald Trump, dan capres dari Partai Demokrat, Kamala Harris, terus menggelar kampanye di negara bagian selatan yang menjadi kunci dalam pemilihan meski lebih dari 75 juta warga Amerika Serikat (AS) telah memberikan suara lebih awal dalam pemilihan presiden AS, menurut data yang dirilis pada Sabtu (2/11) malam.

Data dari Election Lab Universitas Florida menunjukkan sebanyak 75.093.872 orang telah memilih baik melalui pos maupun langsung di tempat pemungutan suara. Lebih banyak pemilih memilih untuk memberikan suara secara langsung daripada melalui pos pada siklus pemilihan presiden kali ini.

Seperti dikutip dari Antara, jumlah pemilih terdaftar di AS sekitar 168 juta orang, berbeda dengan 2020 ketika AS masih berada di tengah pandemi Covid-19.

Harris mengadakan kampanye di Atlanta, Georgia, dan menghadiri acara di Charlotte, North Carolina. Sementara itu, Trump berkampanye di Gastonia, North Carolina, lalu menuju Salem, Virginia, sebelum kembali ke Greensboro, North Carolina.

Di kampanyenya, Trump mengkritik pesaingnya dengan menyatakan ia akan membawa Amerika menuju era keemasan. "Kamala merusaknya, saya akan memperbaikinya dan Amerika akan kaya kembali," ujarnya di Gastonia.

Bersaing Ketat

Jajak pendapat menunjukkan Harris dan Trump bersaing ketat, terutama di tujuh negara bagian kunci. Negara bagian kunci sangat penting karena pemilihan presiden di AS tidak dilakukan secara langsung.

Prosesnya berlangsung melalui Electoral College di mana 538 wakil memberikan suara berdasarkan hasil pemilihan di masing-masing negara bagian. Seorang kandidat harus meraih 270 suara dari Electoral College untuk memenangkan pemilihan.

Jumlah elektor dialokasikan ke setiap negara bagian berdasarkan jumlah penduduknya, dan sebagian besar negara bagian memberikan seluruh suara elektor kepada kandidat yang menang dalam pemilihan umum di negara bagian tersebut.

Trump, pada Minggu (3/11), mengatakan kepada para pendukungnya bahwa ia tidak seharusnya meninggalkan Gedung Putih di akhir masa jabatannya selama rapat umum akhir kampanye, di mana ia melampiaskan kemarahannya tentang serangkaian jajak pendapat publik baru yang menunjukkan ia kalah dari Harris.

Dikutip dari The Straits Times, Trump menggambarkan Partai Demokrat sebagai partai yang “jahat” saat berkampanye di Bandara Lititz, Pennsylvania, yang merupakan persinggahan pertamanya dari tiga negara bagian yang direncanakan pada hari kedua hingga terakhirnya dalam masa kampanye.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.