Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Kaltim Yakin Wisata IKN Diminati

24 Senin, 04 Nov 2024, 03:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Kaltim Yakin Wisata IKN Diminati Pemprov Kaltim Yakin Wisata IKN Diminati Doc: ANTARA/Ahmad Rifandi
Ket. Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik.

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) yakin wisatawan tetap berminat mengunjungi ke Ibu Kota Nusantara (IKN) meskipun terdapat kekhawatiran mengenai kemungkinan kelambanan dalam pembangunan infrastruktur di era pemerintahan baru.

"Animo masyarakat untuk berkunjung ke IKN sangat tinggi. Mereka ingin melihat langsung perkembangan ibu kota negara baru," ujar Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik di Samarinda, kemarin.

Ia percaya ketertarikan masyarakat ini dapat dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur. "Kita harus jeli melihat peluang ini. Gelar berbagai acara di daerah, seperti di Samarinda, untuk menarik wisatawan datang ke IKN, juga tertarik berkunjung ke daerah penyangga," jelasnya.

Pihaknya sebagai lembaga eksekutif senantiasa memperhatikan UMKM sebagai basis ekonomi masyarakat dan berharap terus menjadi prioritas bagi pemimpin daerah ke depan. "Tolong perhatikan UMKM. Inilah yang sesungguhnya menggerakkan ekonomi masyarakat," tegasnya.

Akmal Malik menekankan pentingnya mengembangkan UMKM dan mengurangi ketergantungan pada sektor pertambangan. "Mari kita kembangkan UMKM. Beri mereka ruang yang besar untuk berkembang. Perbanyak ajang yang membangun maupun pameran untuk menampilkan produk-produk mereka," ajaknya.

Ia memberi arahan kepada dinas terkait agar ajang yang digelar di Kaltim tidak hanya berskala nasional, tetapi juga internasional. "Uang dari Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Aceh, Papua, akan mengalir ke sini," inginnya.

Sementara itu pengamat ekonomi pembangunan dari Universitas Mulawarman (Unmul), Purwadi Purwoharsojo berpendapat bahwa Kaltim tidak akan terlalu terpengaruh jika terjadi kelambanan pembangunan IKN. "Kalimantan Timur tetap memiliki potensi ekonomi yang besar," ujarnya.

Purwadi menyarankan Pemerintah Kaltim agar melakukan tata kelola APBD yang berbeda dan berani. "Dengan APBD kita yang mencapai Rp25 triliun, jika tata kelolanya baik, pasti kita bisa sejahtera," tegasnya. Ia mencontohkan alokasi APBD seharusnya diprioritaskan untuk kepentingan publik, seperti pendidikan, kesehatan, pertanian, ekonomi dan pariwisata.

Menurut Purwadi, pola alokasi APBD mesti mengutamakan kepentingan masyarakat, seperti pendidikan 20 persen, pertanian 10 persen, ekonomi kreatif dan wisata 10 persen. Sisanya untuk infrastruktur, kesehatan, pemberdayaan sosial, hingga belanja operasional pemerintah. "Saat ini, penggunaan APBD tidak terpola dengan baik," katanya.

Purwadi menyoroti APBD agar tidak banyak digunakan untuk alokasi belanja operasional pemerintahan, dan mesti diperbesar pada porsi kepentingan publik, sehingga hal tersebut menggambarkan sistem tata kelola pemerintah yang sehat. Ia mengatakan Kalimantan Timur akan terus berkembang jika tata kelola pemerintahannya baik.

Sementara itu, Legislator Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kaltim Jon Kenedi mengatakan kegiatan mitigasi atau upaya untuk mengurangi risiko bencana harus dilakukan berkelanjutan.

"Penanggulangan bencana harus dilakukan sedini mungkin dan berkelanjutan," kata Jon Kenedi di Penajam, kemarin.

Sosialisasi tentang mitigasi bencana disertai dengan memperkuat sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemangku kepentingan terkait, lanjut dia, juga perlu dilakukan. "Penanggulangan bencana benar-benar harus dilakukan dari hulu ke hilir," ucapnya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Ekonomi
Sebanyak 60 UMKM Ramaikan F...
Nasional
Penyaluran Bantuan Air Bers...
Megapolitan
Lapak Baca Gratis Hadir unt...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.