Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kota Bogor Perkuat 'Desk' Pilkada 2024

📅 Senin, 04 Nov 2024, 02:58 WIB | Oleh:
Kota Bogor Perkuat 'Desk' Pilkada 2024 Doc: ANTARA/HO-Pemkot Bogor
Ket. Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari (tengah) saat memimpin rapat Desk Pilkada.

BOGOR - Komponen Penyelenggara Pemilu 2024 terdiri dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menggelar rapat koordinasi untuk memperkuat Desk Pilkada 2024.

Penjabat Wali Kota Bogor, Hery Antasari, pekan lalu, menyebutkan ada 10 poin yang diperkuat mulai dari logistik, keamanan, tempat pemungutan suara (TPS), petugas pemungutan suara (PPS), kesehatan, hingga netralitas aparatur sipil negara (ASN). "Semua kita bahas dan sepakati. Poin-poin penting yang harus kita sampaikan kepada warga bahwa Kota Bogor siap sejauh ini," kata Hery.

Mengenai kesiapan logistik, Hery minta semua pihak memastikan seluruh logistik seperti kotak suara, surat suara, bilik suara, tinta, dan alat tulis tersedia. JIka sudah siap segera didistribusikan ke setiap TPS tepat waktu.

Dari total 1.530 TPS Kota Bogor, Hery ingin seluruhnya berdiri di lokasi yang strategis, mudah diakses, dan memadai untuk jumlah pemilih. "Mohon disampaikan mitigasi dan rencana kontingensi untuk TPS yang terkategori rawan bencana. Sebab belakangan mulai turun hujan dan puncaknya saat pencoblosan. "Semua perlu terus berkoordinasi dengan BPBD," ujarnya.

Selain itu, Hery menekankan pentingnya kesiapan PPS, sosialisasi dan pendidikan pemilih untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Untuk itu, KPU, Diskominfo, dan camat harus melakukan upaya sosialisasi yang massif. Mereka perlu menjangkau semua segmen pemilih agar menggunakan hak suaranya pada tanggal 27 November.

Selanjutnya, kesiapan sistem penghitungan suara. Hery minta semua memastikan bahwa sistem penghitungan suara siap dan andal. Dengan demikian, hasil pemilu dapat dihitung dan dilaporkan dengan akurat.

Sementara itu, anggota KPU Depok, Achmad Firdaus, menyatakan debat pasangan calon kepala daerah sebagai upaya memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Debat Minggu (3/11) malam berjalan lancar.

DPR Awasi

Sementara itu, DPRD Kota Bogor siap menjaga kondusivitas Pilkada 2024, termasuk mengawasi netralitas aparatur sipil negara (ASN) hingga berupaya meningkatkan partisipasi pemilih. Anggota Komisi I DPRD Anna Mariam Fadillah menyatakan, dari sisi kelembagaan, dewan mendukung anggaran dan pengawasan.

Bahkan, kata dia, isu terkait netralitas ASN selalu dibahas dalam rapat kerja yang digelar Komisi I dengan mitra kerja, KPU, serta Bawaslu. Anna berharap pegawai pemerintah non-ASN seperti karyawan BUMD, lembaga dan badan lain juga bisa menjaga netralitas. Jangan menunjukkan keberpihakan baik secara langsung ataupun melalui media sosial.

"Memang bukan cuma ASN, tapi pegawai di bawah Pemkot Bogor jelas sama aturannya. Mereka tidak boleh memihak pasangan tertentu. Bila menemukan kasus di lapangan, kami akan melaporkan untuk bisa ditindak," ujarnya, Minggu.

Di samping itu, Anna menambahkan, dewan berharap angka partisipasi Pilkada 2024 di Kota Bogor bisa meningkat. Salah satunya dengan perbaikan sistem penggunaan hak pilih bagi pasien di rumah sakit. wid/Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.