Nahas, Seorang Warga di Blitar Tewas Tertimpa Reruntuhan Kandang Ayam Akibat Pohon Tumbang

Minggu, 03 Nov 2024, 09:09 WIB

BLITAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar, Jawa Timur, mengungkapkan seorang warga Desa Dermojayan, Kecamatan Srengat meninggal dunia terdampak hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (2/11) sore.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blitar Ivong Berttryantodi Blitar, Sabtu, menyebutkan korban meninggal dunia bernamaKhoirunisa (50), warga Dusun Demangan, Desa Dermojayan, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Saat hujan deras disertai angin kencang, korban sedang di kandang ayam di desa itu. Peristiwa tersebut mengakibatkan pohon tumbang yangmenimpa kandang ayam. Korban tertimpa reruntuhan bangunan kandang dan pohon.

"Kejadiannya ada pohon tumbang akibat hujan deras disertai dengan angin yang menimpa kandang ayam. Korban (dibawa) ke Rumah Sakit Al Ittihad, hasil pemeriksaan dokter piket tidak ditemukan luka terbuka namun diduga mengalami luka dalam," katanya.

Hujan disertai angin kencang terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Blitar, yakni Kelurahan Wlingi, Desa Ngadirenggo, Desa Tegalasri(Kecamatan Wlingi), Kelurahan Togogandan Desa Dermojayan(Kecamatan Srengat), Desa Pikatan dan Desa Kolomayan(Kecamatan Wonodadi), Desa Candirejo dan Desa Dadaplangu(Kecamatan Ponggok) serta Desa Ngaringan(Kecamatan Gandusari).

Peristiwa itu mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, antara lain menutup jalan dan menimpa beberapa rumah warga.

Selain satu orang meninggal dunia, satu orang lainnya mengalami luka ringan. Korban luka ringan,Lami (80), warga Desa Dadaplangu, Kecamatan Ponggok. Saat kejadian, korban berada di teras. Ia mengalami luka-luka lecet dan langsung mendapatkan perawatan medis.

Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di Desa Tegalasri, Kecamatan Wlingi. Satu sepeda motor rusak tertimpa pohon tumbang. Kejadian itu juga mengakibatkan sejumlah bangunan milik warga rusak berat dan ringan.

Berdasarkan laporan BMKG, hujan deras disertai angin kencang terjadi mulai 31 Oktober hingga awal November 2024. Fenomena itu melanda wilayah Jawa Timur.

Untuk di Blitar, ia menyebut, hujan deras dan disertai angin kencang terjadi pada 31 Oktober dan 2 November 2024. Selain menyebabkan pohon tumbang, kejadian itu juga bangunan milik warga rusak.

Pihaknya sudah memberikan imbauan ke masyarakat terkait dengan fenomena hujan disertai dengan angin kencang sesuai dengan laporan BMKG. Masyarakat juga diimbau untuk melakukan mitigasi internal dengan melihat situasi rumah masing-masing, misalnya atap diperkuat, pohon perlu ditebang agar tidak terdampak fenomena tersebut.

"Jadi, kami mengimbau bagaimana warga mandiri berusaha, melakukan pengurangan risiko bencana. Penanganan bencana ini menjadi tanggung jawab bersama, jadi bukan hanya dari pemerintah saja, tapi seluruh warga dan pemangku kebijakan juga punya tanggung jawab," kata dia.

BPBD Kabupaten Blitar juga telah memberikan bantuan untuk warga yang rumahnya mengalami kerusakan termasuk memberikan terpal. Warga juga dibantu TNI dan Polri melakukan penanganan sisa material pohon tumbang dan bangunan yang rusak.

Kapolres Blitar Kota AKBP Danang Setiyo mengaku sudah menerjunkan anggota untuk membantu warga yang terdampak bencana.

Ia juga menyebut korban meninggal di kandang ayam karena terdampak hujan disertai angin kencang itu.

"Korban di kandang ayam," katanya.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.